Breaking News:

Kasus Tenggelam Danau Toba

Ganggang Berbahaya, Tiga Nyawa Melayang di Danau Toba, Wisatawan Harus Hati-hati saat Berenang

Bagi wisatawan yang ingin berenang di Danau Toba harap lebih berhati-hati. Dua bulan terakhir, sudah tiga nyawa melayang

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
HO
Tim SAR gabungan saat mencari jenazah Doni, wisatawan asal Kota Kisaran yang hilang diduga tenggelam di Danau Toba, Minggu (23/5/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SAMOSIR--Wisatawan yang hendak berlibur ke Danau Toba harus lebih berhati-hati.

Jika tidak waspada, nyawa menjadi taruhannya.

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, atau sepanjang Mei hingga awal Juni, setidaknya tiga nyawa melayang di Danau Toba.

Baca juga: BARU Saja Tragedi KMP Ihan Batak, Kini Seorang Pemuda 20 Tahun Meninggal Dunia di Danau Toba

Kasus teranyar, seorang wisatawan bernama Bosman Nainggolan (20) yang tengah menikmati keindahan Pantai Sibatubatu, Dusun II, Desa Marlumba, Kecamatan Simanindo meninggal dunia karena tenggelam.

Menurut informasi, korban yang berstatus sebagai mahasiswa tengah asyik berenang pada Minggu (6/6/2021) kemarin bersama kerabatnya Alex Siallagan.

Entah bagaimana, korban berenang hingga ke tengah Danau Toba.

Tak lama berselang, korban minta tolong, lalu menghilang.

Baca juga: Pea Farm House Samosir, Destinasi Wisata Baru, Sajikan Pemandangan Keindahan Danau Toba

Pascakejadian, kerabat dan masyarakat yang ada di lokasi bersama-sama mencari korban.

Setelah melakukan upaya pencarian, korban akhirnya ditemukan.

"Dugaan sementara korban terlilit lumut (ganggang) atau terbawa arus," kata Kapolsek Simanindo Iptu TL Tobing, Minggu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved