Breaking News:

Disnaker Luncurkan Pelatihan Keterampilan secara Gratis, Ada Tata Boga dan Content Creator

Untuk mengantipasi jumlah pengangguran, Disnaker Medan buat program pelatihan skill bagi masyarakat tapi khusus yang memiliki KTP Medan

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan
Tahap seleksi pelatihan keterampilan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mengantisipasi lonjakan pengangguran di Kota Medan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan meluncurkan program pelatihan keterampilan secara gratis.

Hal ini disampaikan Artha Manik selaku Kasi Lembaga dan Instruktur Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Medan, Selasa (8/6/2021).

"Untuk mengantipasi jumlah pengangguran, Disnaker Medan buat program pelatihan skill bagi masyarakat tapi khusus yang memiliki KTP Medan," kata Artha.

Ia menambahkan, seluruh pelaksanaan pelatihan keterampilan yang diberikan kepada masyrakat secara gratis bahkan untuk makanan juga disiapkan.

Baca juga: Disnaker Sumut Fasilitasi Pemulung Buat BPJS Ketenagakerjaan, Berikut Syaratnya

Program ini baru saja dijalankan dan ada tiga pelatihan keterampilan yakni content creator, tata busana dan design, serta tata boga dan barista. Setiap pelatihan ini memiliki beberapa tahapan seperti pendaftaran, seleksi, dan pelaksanaan. Namun, setiap satu paket pelatihan ini memiliki kuota 16 orang saja.

"Untuk tahun 2021 ini sudah satu pelatihan kita selesaikan seperti content creator, lalu ada yang sedang berlangsung yaitu tata boga dan barista dan akan ada yang berlangsung yakni tata busana dan design," ujar Artha.

Setelah itu, pelaksanaan pelatihan keterampilan ini dilakukan di lembaga swasta yang bekerjasama dengan Disnaker Medan.

Artha juga menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada kendala dalam menyelenggarakan program ini hanya saja jumlah peminat cukup meningkat.

"Kalau kendala tidak ada tapi peminat yang mendaftar meningkat, seperti barista ada 70 orang, bahkan untuk content creator 250 orang yang mendaftar," kata Artha.

Artha menuturkan syarat mengikuti pelatihan keterampilan ini yaitu Wajib KTP Medan, usia 18-35 tahun, tidak sedang bekerja, memiliki bakat sesuai keterampilan yang dipilih, dan dapat mendaftar melalui Wartek App

Di sisi lain, Marisi Sinaga, selaku Kabid PSP Disnaker Medan, dalam waktu bersamaan saat diwawancara juga menuturkan bahwa jumlah perselisihan pekerjaan di Medan cukup meningkat.  Saat ini jumlah pengaduan yang masuk berjumlah 521 perselisihan.

"Data kami yang masuk terkait perselisihan kerja ini ada sekitar 521 jumlahnya," kata Marisi.

Terkait hal ini, pihaknya terus berupaya melakukan penyelesaian sesuai dengan ketentuan Permenaker.

"Kami terus berupaya menyelesaikan persoalan ini dengan melakukan mediasi terhadap pihak yang bersangkutan bahkan ada pengawas khusus yang lebih berwenang juga dalam hal ini," ujarnya.
Selanjutnya, ia mengungkapkan, penyebab pengaduan masalah ketenagakerjaan ini meningkat berhubung banyak perusahaan yang sedang terdampak Covid-19.

"Saat ini banyak perusahaan yang mengaku sedang terdampak Covid-19, dan mereka juga kita minta membuktikan hal itu sehingga setiap masalah dapat terselesaikan di antara pihak bersangkutan," tutupnya.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved