Pembunuhan di Air Joman
JENAZAH Khairul Anwar yang Diduga Dibunuh Diboyong ke Medan untuk Autopsi
Jenazah Khairul Anwar alias Pian (53) warga Dusun 2, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan dibawa ke Medan guna dilakukan autopsi.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Jenazah Khairul Anwar alias Pian (53) warga Dusun 2, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan dibawa ke Medan guna dilakukan autopsi.
Keterangan Kapolsek Air Joman AKP Saut Hutagalung dari tubuh korban tidak ditemukan adanya kekerasan dari senjata tajam.
Sehingga harus dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab meninggalnya.

"Dari badan korban belum diketahui adanya tanda-tanda kekerasan, sehingga kami melakukan autopsi agar mengetahui apa penyebab kematian korban," katanya.
Katanya, untuk saat ini korban dirujuk ke puskesmas Air Joman guna dibuat surat rujukan ke Rumah Sakit Bhayangkara.
"Dibawa ke Puskesmas terlebih dahulu untuk diminta surat rujukan. Dan kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan," katanya.
Lanjutnya, autopsi ini digunakan untuk mengungkap motif dan dimana luka yang terjadi sehingga dapat mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Dimana lukanya pasti nanti kita ketahui,"katanya.
Hasil Olah TKP
eninggalnya seorang warga di Dusun 2, Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan diduga akibat dibunuh.
Kapolsek Air Joman, AKP Saut Hutagalung menjelaskan dari hasil olah tkp yang dilakukan oleh unit reskrim Polsek dibantu dengan tim inafis Polres Asahan korban murni meninggal dunia akibat dibunuh.
Baca juga: DIKENAL Pendiam, Warga Tak Menduga Duda Kaya Meninggal Dibunuh
"Kami menduga, korban ini meninggal dunia akibat di bunuh," ujar Saut saat di jumpai TRIBUN-MEDAN.COM di lokasi, Kamis(10/6/2021).
Lanjutnya, saat ditemukan, korban yang berada di dalam kamar kondisinya tidak wajar.

"Korban berada didalam kamar dengan kondisi tengkurap," ujarnya.
Katanya, kondisi korban saat ditemukan, leher diikat dengan selasiban. "Kaki dan tangan juga diikat dengan solatip. Kemudian mulut disumpal dengan kain," katanya.
Sehingga, menurutnya saat ini dirinya dapat menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat dibunuh.