Warga Desa Sei Semayang Mancing Ikan di Tengah Jalan, Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Sebagai warga, mereka berinisiatif karena jalan rusak sudah banyak memakan korban. Apalagi banyak warga yang melintas jatuh.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ FREDY
Warga Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, memancing ikan lele di kubangan jalan yang rusak selama bertahun-tahun. Jumat, (11/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang memprotes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Kesal keresahannya tak digubris warga bersama-sama memblokir jalan menggunakan pohon pisang dan keranjang sampah.

Tak sampai disitu, warga juga memancing ikan lele di kubangan yang luasnya sekitar dua meter.

Seorang warga bernama Dessy Rahelia mengatakan jalan rusak di depan rumahnya sudah hampir empat tahun.

Hingga kini tak pernah ada perbaikan.

Warga Desa Sei Semayang Mancing Ikan Lele di Tengah Jalan, Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki
Warga Desa Sei Semayang Mancing Ikan Lele di Tengah Jalan, Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki (TRIBUN MEDAN/ FREDY)

Baca juga: Pemkab Sergai Tak Punya Dana Perbaiki Perpustakaan yang Kena Timpa Pohon Tumbang

Ia pun mengeluhkan kalau di drainase di sekitar jalan tersebut buruk karena tidak bisa menampung air sehingga air hujan bertahan dijalan.

Sebagai warga, mereka berinisiatif karena jalan rusak sudah banyak memakan korban. Apalagi banyak warga yang melintas jatuh karena kendaraan terperosok ke lubang.

"Inisiatif melakukan seperti ini supaya pemerintah lebih tegas, lebih bertindak secepatnya karena warga sangat resah akan jalan seperti ini. 

Karena apa ? Karena banyak yang kecelakaan juga dan merugikan masyarakat,"  Kata Dessy Rahelia saat diwawancarai di Jalan Diski, Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Jumat (11/6/2021)

Bahkan katanya, sempat seorang ibu-ibu yang akan mengantarkan anaknya ke sekolah terjatuh dan harus kembali ke rumah untuk ganti baju yang kotor terkena lumpur.

"Ada anak-anak yang hatuh dari sini kepleset, ibu-ibu bahkan ada kakek kakek pernah saya lihat dia jatuh dari motor disitu. Sama ana-anaknya dia mau ke sekolah jadi baju amaknya kotor terus pulang lagi kerumah," Kata Dessy Rahelia saat diwawancarai di Jalan Diski, Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Jumat (11/6/2021)

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Binjai Mengaku Siap Melaksanakan Belajar Tatap Muka

Warga Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, memancing ikan lele di kubangan jalan yang rusak selama bertahun-tahun. Jumat, (11/6/2021).
Warga Desa Sei Semayam, Kecamatan Sunggal, memancing ikan lele di kubangan jalan yang rusak selama bertahun-tahun. Jumat, (11/6/2021). (TRIBUN MEDAN/ FREDY)

Bahkan bukan hanya kendaraan roda dua yang jadi korban. Menurut Dessy kendaraan roda empat juga sering menjadi korban. Banyak kendaraan yang tersangkut di lubang.

Dengan menanam pohon dan memblokir jalan Dessy dan warga berharap supaya pemerintah setempat melakukan tindakan cepat dengan memperbaiki jalan dengan material yang lebih baik karena jalan tersebut sering dilalui kendaraan berat.

"Jadi saya harap dengan viralnya ini membuat bergerak cepat. Udah lebih dari 3 tahun mau jalan ke 4 tahun," Ucapnya.

Pantauan di lokasi terlihat jalan sepanjang 200 meter di blokir oleh warga karena rusak parah. Lubang terlihat menganga sedalam 30 sentimeter dengan luas sekitar 3 meter 

Warga tidak mengizinkan kendaraan roda empat untuk melintasi karena disebut menyebabkan kerusakan semakin parah.

(Cr25/ Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved