Kedai Tok Awang

Saatnya Enrique Kasih Bukti

Terlepas dari perdebatan soal Moreno, semua sepakat bahwa laga Spanyol kontra Swedia akan jadi momentum bagi Luis Enrique untuk membuktikan pilihannya

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
AFP PHOTO/JAVIER SORIANO
Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis Enrique 

Mereka secara khusus membahas perihal perilaku suporter Finlandia. Kebetulan, Erikssen jatuh terkapar di sisi lapangan yang dekat dengan tempat suporter Finlandia menonton. Apa yang kemudian terjadi memang mencengangkan. Di luar reaksi wasit dan tim medis yang super cepat, suporter Finlandia juga patut mendapat acungan jempol. Mereka turun ke lapangan dan memberikan tiga bendera Finlandia berukuran besar untuk menutupi tubuh Erikssen.

"Kurasa memang pantas kalok dibilang pendidikan di Finlandia itu nomor satu di dunia. Tengok, lah, kelakuan suporternya. Enggak terbayang aku kalok kejadian seperti itu terjadi di sini. Besok-besok udah jadi pergunjingan Si Erikssen di Lembe Turah," sebut Pak Udo.

Pembahasan mengenai Erikssen kemudian selesai dan para pembahasnya langsung pindah lapak. Ane Selwa meneruskan analisis Mak Idam.

"Bermain di kejuaraan besar, berkostum timnas, enggak sama dengan main di klub. Atmosfernya beda. Villareal boleh juara Europa League dan bersaing ketat dengan Atletico, Real Madrid dan Barcelona di La Liga. Cumak kalau udah masuk timnas jadi beda. Banyak itu pemain yang di klub jago tapi di timnas masuk angin," ujarnya.

Pak Udo dan Sudung punya pandangan berbeda. Sudung membandingkan Moreno dengan Kylian Mbappe. Kata Sudung, seperti Moreno di Euro 2020, Mbappe juga melakukan debut di Piala Dunia 2018. Hasilnya, Perancis juara dunia.

Adapun Pak Udo lebih menitikberatkan argumentasinya pada strategi Luis Enrique yang memasukkan Alvaro Morata ke dalam tim. Morata yang lebih berpengalaman akan menjadi pendamping yang pas bagi Moreno. Seperti Torres dan David Villa di Euro 2008.

Pandangan-pandangan ini dipatahkan Jek Buntal. Menurutnya, Mbappe bisa bersinar di Piala Dunia 2018 lantaran timnas Perancis punya gelandang-gelandang hebat yang bisa menopang Mbappe. Ada Pogba, Kante, dan Blaise Matuidi. Moreno? Di belakangnya "cuma" Pedri, Koke, dan Thiago Alcantara.

"Lagi pula, Dung, kau ini tidak pas membandingkan orang itu berdua. Moreno ujung tombak. Mbappe enggak. Dia lebih sering bergerak dari sayap. Kayak Ronaldo dan Neymar. Kayak Reheem Sterling di Inggris atau Eden Hazard di Belgia. Striker Perancis waktu itu Giroud."

Terkait pandangan Pak Udo soal Morata, Jek Buntal tertawa. "Morata itu enggak bisa diandalkan, Pak Udo. Di Real Madrid dia angin-anginan. Di Chelsea juga. Di Juventus pun begitu. Agak mengherankan juga anak ini. Skillnya dewa, tapi mental dia kayaknya yang bermasalah. Morata kukira enggak akan bisa sampai ke level Torres."

Terlepas dari perdebatan soal Moreno, semua sepakat bahwa laga Spanyol kontra Swedia akan jadi momentum bagi Luis Enrique untuk membuktikan pilihannya tidak keliru. Swedia datang tanpa Zlatan Ibrahimovic, pemain mereka yang paling ikonik. Namun justru lantaran itu Swedia jadi berbahaya. Pelatih Janne Andersson menekankan pada kolektivitas pemain yang membentuk rantai-rantai antarlini yang kokoh dan solid.

Line up pertandingan Spanyol versus Swedia
Line up pertandingan Spanyol versus Swedia (tribunnews)

"Di kualifikasi kemarin, Spanyol unggul. Di kandang sendiri menang tiga kosong, di kandang lawan imbang satu-satu. Cuma waktu itu, kan, pemain-pemain yang sekarang dicoret Si Enrique masih ada dalam tim. Pas menang tiga kosong, satu gol malah dicetak Sergio Ramos," ucap Sangkot.

"Iya, makanya aku bilang, kalau Spanyol sampai kenapa-kenapa, Enrique yang harus disalahkan. Dia harus tanggung jawab," sambung Jek Buntal lagi.

Ocik Nensi yang baru masuk kedai setelah –selama hampir satu jam– minum jamu sembari bergosip ria dengan Tante Sela perihal perselisihan Uya Kuya dan Dewi Perssik dengan Denise Chariesta, langsung menyeletuk.

"Anak gadis siapa lagi yang digas Si Enrique ini. Enggak hilang-hilang sifat playboy-nya."

"Siapa yang playboy, Cik? Kami lagi ngomong soal Luis Enrique. Pelatih bola," kata Sudung.

"Ah, sorry-sorry, lah, kalok gitu. Ocik kira tadi Enrique Iglesias."(t agus khaidir)

Pernah dimuat di Harian Tribun Medan
Senin, 14 Juni 2021
Halaman 1

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved