Breaking News:

Lecehkan Tiga Anak di Bawah Umur, Kuli Pengangkut Sawit Terancam 15 Tahun Penjara

Polres Langkat mengamankan satu tersangka pencabulan yang meraba-raba tubuh anak di bawah umur di Dusun Kwala Serapuh

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
HO
Heryanto alias Arianto (kaus hijau), kuli pengangkut sawit yang merupakan pelaku cabul saat diamankan petugas Polres Langkat.(HO) 

TRIBUN MEDAN.COM,STABAT-Heryanto alias Arianto, pelaku cabul yang lecehkan tiga anak di bawah umur akhirnya diamankan polisi.

Lelaki yang bekerja sebagai kuli pengangkut sawit ini sebelumnya dilaporkan colok jari ke dalam kemaluan anak di bawah umur.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman, kasus pelecehan seksual ini terjadi pada September 2020 lalu.

Baca juga: OKNUM Guru Cabul Ditangkap Polisi, Jadikan Ruang Kepala Sekolah Lampiaskan Hasrat Terlarangnya

Saat itu Unit Perlindungan Permpuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Langkat menerima laporan adanya kasus pencabulan anak dibawah umur.

Pelakunya Heriyanto alias Arianto warga Dusun III Lubuk Jaya, Dusun Kwala Serapuh, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat. 

"Sejak menerima laporan itu, tim kemudian mencari tersangka dan berhasil menangkapnya saat bekerja mengangkut buah sawit di perbatasan Desa Kwala Langkat & Kwala Serapuh," kata Yasir Rahman, Kamis (17/6/2021). 

Ia mengatakan, Arianto melakukan perbuatan cabul di rumahnya.

Baca juga: Padahal Berpendidikan Tinggi, Pria Cabul Pasang Kamera di Penyedot WC, Korbannya Sampai 700 Wanita

Saat itu, pelaku memanggil korban dan menyuruhnya untuk membeli rokok.

Setelah korban pulang membeli rokok, pelaku memaksa korban masuk ke dalam kamar. 

"Sebenarnya korban ada tiga orang. Di dalam kamar pelaku mengancam korban agar tidak berteriak," kata Yasir.

Korban yang ketakutan kemudian diraba-raba tubuhnya oleh pelaku.

Baca juga: Pdt Benyamin Sitepu Ditetapkan Tersangka Kasus Cabul, Ini Seruan Gembala Sidang GBI Namoriam

Pelaku juga memasukkan jarinya ke dalam kemaluan korban, sehingga selaput darah di vagina korban robek.

"Atas perbuatannya, tersangka kami jerat Pasal 82 UU Perlindungan Anak," kata Yasir.

Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved