News Video
Orang Tua Dukung Belajar Tatap Muka, Sebut Anak Lupa Tanggung Jawab Belajar Selama Daring
Merespon rencana pemerintah yang akan memulai kembali belajar tatap muka pada bulan depan, orang tua pun menyambut baik rencana pemerintah tersebut.
Penulis: Fredy Santoso |
Meskipun nantinya waktu belajar hanya selama dua jam, ia dan orang tua lainnya tak mempermasalahkan hal tersebut.
"Kalau di grup wa banyak yang setuju. Teman-teman saya pun setuju walaupun cuma dua jam tapi kan di dalam itu terbatas," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, sekolah SMP Negeri 7 Medan menggelar simulasi belajar tatap muka secara langsung.
Simulasi ini dipersiapkan untuk menyambut rencana pemerintah yang rencananya akan mengizinkan belajar tatap muka pada bulan Juli mendatang.
Kepala sekolah SMP Negeri 7 Medan menyebutkan selama belajar tatap muka nantinya kapasitas siswa hanya 25 persen dari total siswa yang mencapai 800 orang.
Dalam satu kelas pun akan dibatasi hanya ada delapan siswa dan satu guru.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sebelum memasuki ruangan siswa diwajibkan untuk mencuci tangan dan memakai masker.
Selain itu, sekolah juga menyediakan pelindung wajah berbahan plastik agar digunakan di dalam proses belajar mengajar.
Di dalam kelas yang dibagi menjadi delapan siswa setiap kelas terlihat siswa antusias mendengarkan guruni mengajar.
Terlihat gurunya pun memberikan arahan kepada siswanya sambil merekam materi pelajaran menggunakan kamera yang nantinya akan dikirimkan kembali ke grup WhatsApp orang tua dan siswa.
Simulasi belajar tatap muka ini hanya sekali dilakukan per hari ini. Saat ini sekolah masih menunggu keputusan pemerintah soal kepastian bisa belajar tatap muka secara langsung.
(cr25/tribun-medan.com)