Calo di Tubuh Polri

Sosok Bripka LA, Calo Casis Bintara Polri dan Update Kasusnya di Polda Sumut

Bripka LA bikin malu dan mencoreng citra kepolisian karena nekat menjadi calo Casis Bintara Polri

HO
ILUSTRASI-Bripka LA, anggota Polrestabes Medan calo casis ditangkap Propam Polda Sumut 

"Ia tertangkap dan didalami, ada beberapa juga melakukan hal yang sama. Tapi tindakan kita sudah cepat, tepat, memeriksa nomor-nomor peserta kemudian mendiskualifikasi," ungkap Hadi. 

Baca juga: MENTERI Blak-blakan Pasukan Calo CPNS Gentayangan Tiap Penerimaan Lowongan CPNS, Pelaku Mantan PNS

Dalam kasus ini, lanjutnya, pihak kepolisian langsung melakukan pendalaman hingga mengarah ke oknum anggota polisi.

"Ada dugaan mengarah ke oknum polisi yang bertugas di salah satu Polres. Dan ini sudah kita lakukan pemeriksaan intensif oleh Propam. Sampai dengan sekarang, yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan," katanya.

Untuk jumlah Casis yang menggunakan joki, masih didata lebih lanjut. 

"Yang jelas semua pendaftar itu percaya diri saja dengan kemampuannya. Tidak usah tergiur diiming-imingi oleh siapapun itu, baik masyarakat di luar, anggota Polri,," katanya.

Hadi mengatakan, mekanisme ataupun proses seleksi yang dilakukan Polri itu terbuka, transparan, bersih, tidak ada permainan.

Baca juga: Dinas Pertanian Sewakan Traktor Melalui Calo, Petani Ngeluh Alat yang Disewa Malah Rusak

Kenapa?, Karena ada pegawas internal dan eksternal. 

"Keduanya ini bekerja setiap item seleksi itu, mereka mengawasi. Makanya kejadian ini, karena kejelian panitia ini yang melihat adanya indikasi kecurangan oleh peserta,"

"Ini tindakan sudah cepat dan tepat. Intinya masyarakat tidak usah tergiur dari apapun, tetap percaya diri. Tidak ada yang instan," sebutnya.

Hadi juga membeberkan bahwa setiap item memerlukan waktu, dimana semua peserta harus siap menghadapinya, baik dari sisi fisik, jasmani, akademis, psiklogisnya. 

"Jika sekali dua kali gagal, maka harus introspeksi diri, di mana kegagalan itu, sehingga di seleksi mendatang bisa lulus,"

"Setiap nilai peserta setelah selesai, maka nilai langsung terpampang, jadi tidak adalagi bermain. Itu wujud transparannya kita ingin memberikan edukasi dan ingin menghasilkan anggota-anggota polri yang berkualitas," ucapnya.

Baca juga: Mesin ADM Dukcapil Diklaim Mampu Batasi Pergerakan Calo, Anggota Dewan Minta Pengadaan Lagi

Berkaitan dengan Bripka LA, rumor berkembang bahwa yang bersangkutan sempat bertugas di Polsek Percut Seituan.

Namun kabar ini masih belum dijawab petinggi di Polrestabes Medan, khususnya Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko.(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved