Breaking News:

Wagub Ijeck Sampaikan Permohonan Maaf Terkait Server PPDB Online Sumut yang Error

Ijeck menyebut, kini aplikasi PPDB Online yang error telah diperbaiki dan  sudah dapat diakses kembali oleh para calon siswa.

Mustaqim / Tribun Medan
Wagub Sumut Musa Rajekshah atau Ijeck. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Musa Rajekshah atau Ijeck menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terkait permasalahan pada sistem portal pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA/SMK Sumut tahap pertama.

Ijeck menyebut, kini aplikasi PPDB Online yang error telah diperbaiki dan  sudah dapat diakses kembali oleh para calon siswa.

"Kemarin memang ada masalah, tetapi sudah diselesaikan. Namanya itu perangkat ya, tetap saja ada human error. Tapi, bukan berarti kesalahannya disengaja. Mohon dimaklumi dan mohon maaf kepada masyarakat," kata Ijeck di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Kamis (17/6).

Baca juga: Lulu Tobing, Artis yang Mau Ceraikan Pengusaha Kaya Cucu Raja Kapal,Intip Potret Cantiknya Berkebaya

Baca juga: Kejanggalan, Siswa Berprestasi Tidak Lulus, Ketua PPDB Sumut Sebut Pengumuman Diulang

Ia menambahkan, begitu mengetahui ada permasalahan pada PPDB oOline, pihaknya langsung meminta penjelasan kepada Kepala Disdik Sumut, Syaifuddin.

Ia berharap, kesalahan serupa tidak kembali terulang dan Disdik Sumut akan terus melakukan perbaikan-perbaikan sistem PPDB Online.

"Kadis sudah dipanggil dan sudah ada penjelasannya. Itu bukan kesalahan yang disengaja, tetapi memang peralatanny error. Ke depan kami akan tetap akan lakukan yang terbaik," ucapnya.

Ketua PPDB Sumut Ikhsan Lubis saat memberikan keterangan pengunduran pengumuman tahap pertama di Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Jumat (18/6/2021).
Ketua PPDB Sumut Ikhsan Lubis saat memberikan keterangan pengunduran pengumuman tahap pertama di Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Jumat (18/6/2021). (TRIBUN MEDAN/KRISTEN EDI SIDAURUK)

Sebelumnya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi serius menangani persoalan karut marutnya PPDB Online tahun ini.

"Saya meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi segera mengambil tindakan cepat yang solutif untuk mengatasi kekacauan pelaksanaan PPDB tingakat SMA sederajat yang saat ini terjadi di Sumut," kata Abyadi melalui pesan tertulis, Rabu. 

Menggeruduk

 Seratusan orangtua menggeruduk kantor panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Sumut di Dinas Pendidikan Sumut, Kamis (17/6) sore.

Penggerudukan terjadi lantaran banyak orangtua calon siswa yang kecewa melihat hasil pengumuman PPDB Online Sumut tahap pertama yang ke luar pada Rabu malam.

PPDB tahap pertama ini terdiri atas tiga jalur, yakni prestasi, orangtua pindah tugas dan anak guru, serta afirmasi.

Para orangtua mengeluh lantaran calon siswa yang memiliki nilai cukup tinggi, 97, tidak lulus di SMA Negeri favorit di Kota Medan. Permasalahan tersebut ditanggapi Kepala Dinas (Kadis)  Pendidikan Sumut Syaifuddin, yang baru saja memantau PPDB tahap pertama di Kabupaten Padanglawas (Palas).

KISRUH PPDB - Hari kedua setelah pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sumut 2021, kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara kembali di geruduk orangtua murid. (Tribun-medan.com/ Kristen Edi Sidauruk)
KISRUH PPDB - Hari kedua setelah pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sumut 2021, kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara kembali di geruduk orangtua murid. (Tribun-medan.com/ Kristen Edi Sidauruk) (Tribun-medan.com/ Kristen Edi Sidauruk)

"Yang saya pahami, sistem perangkingan ada di sekolah. Kemudian saya ingin tahu anaknya yang mengatakan nilainya 90, tapi lulus. Yang saya tahu itu 70 persen dari nilai rapor, nilai selanjutnya dari akreditasi. Makanya saya mau tanya, kalaupun memang ada, mana anaknya," ungkap Syaifuddin, kemarin.

Selain itu, ia akan memanggil seluruh panitia untuk mempertanyakan permasalahan yang terjadi terkait PPDB tahap pertama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved