DINAS Pendidikan Serdang Bedagai Belum Lakoni Belajar Tatap Muka, Ternyata Ini Musababnya

Meski di Kota Medan, Sumatera Utara simulasi sudah dilakukan namun di Sergai belum ada tanda-tanda akan dilakukan.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
Indra / Tribun Medan
Bupati Sergai, Darma Wijaya berfoto bersama dengan para guru SMP Negeri 1 Seirampah saat melakukan kunjungan ke sekolah tersebut Senin, (5/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) belum berencana untuk melakukan simulasi belajar tatap muka di sekolah-sekolah.

Meski di Kota Medan, Sumatera Utara simulasi sudah dilakukan namun di Sergai belum ada tanda-tanda akan dilakukan.

Saat ini dinas pendidikan masih menunggu arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi.

"Belum ada kita lakukan karena belum ada petunjuk. Nggak bisa kita sendiri yang ngambil kebijakan makanya kita tunggu arahan dari Provinsi. Kalau katanya dibuat, ya bisa kita buat simulasinya," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Serdang Bedagai, Sapran Senin (21/6/2021).

Mantan Kabag Umum Pemkab ini menuturkan saat ini Pemerintah Kabupaten masih fokus dalam kegiatan vaksinasi terhadap para guru-guru.

Kegiatan vaksinasi sudah dimulai sejak Senin (14/6/2021) lalu.

Ada dua titik tempat yang dipilih untuk kegiatan vaksin selain di Kecamatan Tebing Tinggi juga di Kecamatan Perbaungan.

"Kalau ditanya kita sih sudah siap karena sarana dan prasarana pendukung untuk menerapkan protokol kesehatan di sekolah sudah tersedia. Tapi kita kan belum tahu ini (apakah dibolehkan tatap muka atau tidak). Makanya kita tunggu dari Provinsi. Yang jelas kalau mau tatap muka, guru-guru juga kan harus siap divaksin dulu," kata Sapran.

Saat ini banyak pihak di Sergai yang sudah mengharapkan agar pada tahun ajaran baru nanti pemerintah bisa mengizinkan pemberlakuan kegiatan belajar tatap muka.

Tidak hanya guru, kalangan wali murid juga banyak memberikan dukungan. 

Dianggap sudah terlalu lama anak sekolah belajar secara daring (online).

"Ya kalau bisa tahun ajaran baru masuk sajalah sekolah. Sudah lama kali anak-anak ini tidak belajar di sekolah. Kita orang tua pun susah mengajari anak karena memang bukan itu keahlian kita. Yang penting anak-anak nanti sekolah pakai masker lah," ujar Bambang, satu di antara wali murid SD Negeri asal Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu.

Sebelumnya Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang meminta agar guru di Sergai tidak takut untuk disuntik vaksin.

Menurutnya sampai saat ini belum ada di Sergai yang mengalami dampak negatif selepas disuntik vaksin.

Vaksin menjadi syarat agar ke depannya bisa melakukan pembelajaran dengan tatap muka.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved