DINAS Pendidikan Serdang Bedagai Belum Lakoni Belajar Tatap Muka, Ternyata Ini Musababnya
Meski di Kota Medan, Sumatera Utara simulasi sudah dilakukan namun di Sergai belum ada tanda-tanda akan dilakukan.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
"Kalau belum bersedia divaksin, guru belum boleh ngajar. kalau gurunya belum divaksin gimana anak muridnya mau sehat. Saya rasa kalau ada yang takut, itu artinya kuno karena sampai sekarang ini nggak ada yang kenapa-kenapa usai divaksin," kata Robin.
Disdik Karo Masih Tunggu Rekomendasi Pemkab Terkait Simulasi Belajar Tatap Muka
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karo, masih menunggu adanya rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terkait pelaksanaan simulasi belajar tatap muka.
Diketahui, pelaksanaan simulasi ini dilakukan menanggapi saran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memulai belajar tatap muka pada bulan Juli mendatang.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Karo Dr Eddi Surianta Surbakti, mengungkapkan menanggapi hal ini pihaknya telah melakukan beberapa persiapan.
Dirinya menyebutkan, nantinya pihaknya akan mendiskusikan perihal rencana ini terlebih dahulu ke Pemkab Karo.
"Kita sudah lakukan beberapa persiapan, di minggu depan kita akan melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab.
Di situ nantinya akan dilihat seperti apa rekomendasi dari lintas instansi," ujar Eddi, Jumat (18/6/2021).
Eddi mengungkapkan, pada rapat tersebut nantinya dibahas seperti apa rekomendasi yang telah diberikan oleh Kemendikbud untuk pembelajaran tatap muka, dan seperti apa kondisi di Kabupaten Karo.
Dirinya mengatakan, memang arahan dari lintas kementerian sudah memberikan rekomendasi untuk pembelajaran tatap muka.
Namun, pemerintah daerah tetap memiliki peranan penting karena yang mengetahui seperti apa kondisnya.
"Nanti akan kita paparkan baik dari kementerian dan kondisi yang ada di Kabupaten Karo, sehingga kita dapatkan jalan tengahnya," katanya.
Saat ditanya seperti apa pelaksana simulasi jika nantinya Pemkab sudah memberikan rekomendasi, dirinya mengatakan pihaknya akan membuat sampel terlebih dahulu.
Kemudian, nantinya dari sampel tersebut akan diikuti oleh sekolah yang lain untuk membuat aksi simulasi serupa.
"Ya nanti mungkin satu hari saja kita buat simulasi, tapi semua sekolah yang sudah mendapatkan rekomendasi bisa memulai belajar tatap muka akan ikut simulasi. Sehingga nanti saat dimulainya tahun ajaran baru, bisa lansung mengikuti," ungkapnya.
Dirinya mengungkapkan, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah jajaran Disdik Karo sedikitnya 80 persen sudah menyatakan siap untuk pembelajaran tatap muka.
Saat ini, pihaknya juga masih mempersiapkan seperti apa kesiapan di tingkat Sekolah Dasar.
(dra/Cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/darma-wijaya-berfoto-bersama-dengan-para-guru-smp-negeri-1.jpg)