Breaking News:

Juru Bicara Satgas Covid Medan Mardohar Bantah Kota Medan Zona Merah

Per Kamis 24 Juni 2021, total kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Medan 17.744 meningkat 86 orang. Data angka kesembuhan meningkat 49 orang

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Perdata O Ginting S
Tribun Medan/Rechtin
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Mardohar Tambunan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berdasar  Satgas Covid-19 Nasional Kota Medan kembali ke zona merah atau kategori risiko tinggi kasus virus corona.

Data tersebut terpampang pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko, Jumat (25/6). Kota Medan menjadi satu-satunya daerah berstatus zona merah di Sumatera Utara.

Per Kamis 24 Juni 2021, total kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Medan 17.744 meningkat 86 orang. Data angka kesembuhan meningkat 49 orang, sehingga total 16.097 orang. Dan, angka kematian 0 atau total 632 kasus.

Baca juga: Gubernur Edy Klaim Kasus Covid-19 Melandai, Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit di Sumut 34 Persen

Baca juga: Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan: 62 Persen Masyarakat Taput Telah Divaksin

Namun, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan membantah Kota Medan kembali ke zona merah. "Enggak, kita masih zona oranye," katanya, Jumat

Ia menuturkan, ada perbedaan penghitungan atau pembobotan, yang dilakukan Pemerintah Pusat dengan pemerintah kabupaten/kota. "Perhitungannya berbeda dengan kita. Tidak masalah itu," tuturnya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution beberapa waktu lalu juga membantah beredarnya kabar bahwa Kota Medan kembali ke zona merah. Bobby kala itu memastikan, Kota Medan masih berstatus zona oranye.

Wali Kota Medan meresmikan fasilitas kesehatan RSU Royal Prima untuk pasien Covid-19 di Jalan Ayahanda No 68 A, Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatra Utara, Kamis (3/5/2021). (Tribun-medan.com/ Goklas)
Wali Kota Medan meresmikan fasilitas kesehatan RSU Royal Prima untuk pasien Covid-19 di Jalan Ayahanda No 68 A, Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatra Utara, Kamis (3/5/2021). (Tribun-medan.com/ Goklas) (Tribun-medan.com/ Goklas)

Berdasar website peta risiko, ada sembilan daerah yang berstatus zona hijau di Sumut, yakni Kabupaten Samosir, Kota Pematangsiantar, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Paluta, Kabupaten Humbahas, Kabupaten Nias Utara, dan Kabupaten Nias Selatan.

GEJALA BARU Covid-19 Varian Delta Seperti Flu, Jangan Kira Sakit Biasa, Lihat Tanda Gejala Virus Ini

BERITA POPULER: Artis Paramitha Rusady Berubah, Menghawatirkan Sebaran Virus Delta Covid-19

Kemudian untuk zona kuning (risiko rendah) meningkat dari 13 menjadi 16 daerah, yakni Kabupaten Pakpak Bharat, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Madina, Kabupaten Serdangbedagai, Kabupaten Padanglawas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Toba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Asahan.

Sementara, untuk zona oranye (risiko sedang) berkurang dari 13 menjadi delapan daerah yakni, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Tanahkaro, Kabupaten Dairi, Kabupaten Batubara, Kabupaten Taput, Kota Padangsidimpuan, dan Kabupaten Tanjungbalai. Sedangkan Kota Medan kembali ke zona merah.(cr14)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved