Amalan dan Zikir

UAH : 7 Amalan Dahsyat Usai Sholat, Sesuai Alquran dan Hadist

Selepas salam di penghujung shalat (salat), disarankan untuk tidak terburu-buru

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
IST
Ustaz Adi Hidayat saat mengisi Tabligh Akbar di YPSA 

TRIBUN-MEDAN.com, - Sholat (salat) seyogyianya bukan hanya sekedar lepas tanggungjawab kewajiban seorang hamba. Ibadah sholat esensinya merupakan kebutuhan seorang Muslim kepada Allah sebagai pencipta yang memberikan segala karunia dan nikmat. 

Jika diibaratkan sepasang kekasih, apapun dilakukan dengan sukarela dan keikhlasan, mengorbankan segalanya. Begitu lah hubungan yang seharusnya dibangun antar hamba kepada penciptnya. 

Selepas salam di penghujung shalat (salat), , disarankan untuk tidak terburu-buru meninggalkan sajadah. Karena dianjurkan melakukan amalan memohon doa dan berzikir.

Ini lah momen komunikasi yang intim antara hamba dengan Allah. Minta lah sebanyak-banyaknya, karena sifat Allah itu maha pemberi dan Maha Kaya, tidak terbatas apapun. 

Menurut Ustadz Adi Hidayat (UAH) ada tujuh amalan yang sangat dahsyat dalam pandangan Allah SWT. Yaitu, mengingat Allah, atau lebih mudahnya disebut zikir. 

"Amalannya disebut dengan dzikir," ujar UAH, mengutip video yang diunggah @Audio Dakwah.

Menurut UAH, dzikir setelah shalat disebutkan Allah subhanahu wa ta’ala dalam QS. An-Nisa [4]: 103:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”QS. An-Nisa [4]: 103:

Dzikir merupakan amalan yang sangat penting untuk dikerjakan. Saking pentingnya, jelas UAH, dzikir diperintahkan untuk dilakukan dalam kondisi apapun, baik saat berdiri, duduk, maupun berbaring.

“Kalau Anda buru-buru karena hendak berangkat kerja, sesungguhnya tidak menghalangi Anda untuk berdzikir. Kalau bisa sambil jalan pun dzikir saja, ayo lakukan. Kalau Anda senggang, duduk dengan tenang, lakukan,” jelasnya.

UAH menambahkan, kalau dzikir bukanlah amalan yang penting, mustahil Allah perintahkan untuk dikerjakan dalam kondisi darurat sekalipun.

Menurutnya, dzikir merupakan setiap aktivitas yang mampu mengingat dan mendekatkan seseorang dengan Allah subhanahu wa ta’ala.

“Dua kata, ingat dan dekat ini terkait, tidak terpisah. Orang yang ingat Allah pasti memiliki kedekatan dengan Allah. Jadi kalau ingat tapi tidak membuat seseorang dekat (dengan Allah), ini bermasalah. Karena ketika seeorang ingat dengan Allah, maka hubungannya jadi dekat dengan Allah. Ketika dekat dengan Allah maka dia akan dipelihara (jaga) dari maksiat dan segala yang menyulitkan dia dari kehidupannya,” ungkap UAH.

UAH kemudian memberikan urutan dzikir setelah shalat. Menurutnya, setidaknya ada 7 amalan dzikir setelah shalat yang harus dilakukan karena memiliki pahala yang luar biasa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved