SETELAH Putrinya Meninggal 2 Hari Usai Dilahirkan, Pasutri Aniaya Bayi Hasil Adopsi

AM, disiksa oleh orangtua angkatnya, Rasydi (28) dan istrinya, Ade Septia Pransisca (25).

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Surya.co.id/Sofyan Arif
Garis polisi. (Surya.co.id/Sofyan Arif) 

TRIBUN-MEDAN.COM -- Bayi usia 7 bulan di Banyuasin, Sumatera Selatan bernasib malang.

AM, disiksa oleh orangtua angkatnya, Rasydi (28) dan istrinya, Ade Septia Pransisca (25).

Padahal AM diadopsi oleh kedua orang itu.

Beruntungnya ada seorang tetangga yang memergoki saat Rasydi dan Ade Setia Pransisca tengah menganiaya AM.

Tak mau tinggal diam, tetangga lalu diam-diam merekam aksi jahat pasutri ini.

Video hasil rekaman lalu ditunjukan pada aparatur desa.

Sampai kemudian, Rasydi dan Ade Setia Pransisca kemudian ditangkap Polisi.

Rasydi bercerita ia dan istrinya memang sengaja mengadopsi bayi AM.

Mereka berniat menggantikan putrinya yang wafat dua hari setelah dilahirkan.

"Lima bulan lalu kami mengadopsi M dari orangtua kandungnya.

Kami mengadopsi dia, karena ingin menggantikan anak perempuan kami yang meninggal setelah lahir," kata Rasydi.

Satu bulan dirawat, Rasydi mengatakan AM tidak rewel.

Namun di bulan berikutnya, Rasydi justru emosi melihat tingkah bayi AM.

Rasydi mengatakan AM rewel hingga membuatnya emosi.

"Saat di rumah yang lama tidak pernah rewel. Baru satu bulan, pindah di rumah baru ini dia rewel terus.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved