SETELAH Putrinya Meninggal 2 Hari Usai Dilahirkan, Pasutri Aniaya Bayi Hasil Adopsi
AM, disiksa oleh orangtua angkatnya, Rasydi (28) dan istrinya, Ade Septia Pransisca (25).
Badan capek, tetapi dia inu rewel terus. Makanya emosi dan menganiaya dia," ujar Rasyid dikutip dari Kompas.com.
Seketika Rasydi langsung membekap mulut AM.
Ia juga tega memukul bayi perempuan tersebut.
Setelah selesai melampiaskan emosi, Rasydi memberikan bayi AM ke istrinya, Ade Setia Pransisca.
Oleh Ade, AM justru dibiarkan terus menangis.
Keduanya tak sadar saat itu tengah direkam oleh tetangga.
Kini setelah ditangkap, Rasydi justru mengaku menyesal.
Rasydi berkilah tak memiliki niat untuk menyiksa AM.
"Menyesal pasti. Saya sayang sama dia. Tetapi karena khilaf dan capek, jadi tidak berpikir lagi ketika berbuat seperti itu," kata dia.
Lain cerita Rasydi, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra mengatakan bahwa istri Rasydi, Ade Septia Pransisca ternyata juga ikut menyiksa AM.
Menurutnya, Ade Septia Pransisca juga membekap mulut AM.
Tak henti sampai di situ saja, Ade Septia Pransisca juga turut memukul bayi tujuh bulan, AM.
"Dari keterangan saksi dan rekaman video, pelaku ini membekap mulut korban. Selain membekap mulut, korban juga dipukuli.
Setelah melakukan penyiksaan, dilemparkan ke istrinya.
Sang istri juga ikut membekap dan memukul korban," jelas Ikang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lokasi-tempat-pembuangan-jasad-bayi-diberi-garis-polisi.jpg)