Breaking News:

INILAH 5 Titik Pintu Masuk Kota Medan yang Disekat Selama PPKM Darurat

Pemerintah Kota Medan memberlakukan penyekatan di pintu masuk ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Pemerintah Kota Medan bersama Polrestabes Kota Medan rapat membahas penyekatan di pintu masuk Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Pemerintah Kota Medan memberlakukan penyekatan di pintu masuk ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini. Penyekatan dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan jumlah penderita Covid-19. 

Hal ini terungkap dalam rapat persiapan penyekatan yang dipimpin Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setdako Medan Khairul Syahnan dan Asisten Umum Renward Parapat di Balai Kota Medan. 

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Khairul Syahnan mengatakan, setiap kendaraan yang ingin ke Kota Medan akan diperiksa. Sopir dan penumpang akan dicek suhu tubuhnya. 

Baca juga: Pemerintah Kota Medan Berupaya Capai Target Penerapan Vaksin Covid-19 Untuk Belajar Tatap Muka

Baca juga: Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Bagikan 5000 Masker, Sosialisasi Prokes Covid-19

Baca juga: Pemko Medan Segel 20 Lokasi Usaha dan Terbitkan 400 BAP Selama Penerapan PPKM Mikro

Apabila suhu tubuh 37 derajat celcius, yang bersangkutan langsung dirapid antigen. Jika hasilnya reaktif, maka langsung dibawa untuk menjalani karantina.

Rapat turut dihadiri Kabag Ops Polrestabes AKBP Alimuddin Sinurat, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sony W Siregar, Kadis Perhubungan Iswar Lubis serta sejumlah perwakilan OPD terkait di lingkungan Pemko Medan.

Ada pun kelima titik yang akan disekat itu yakni arah Pancur Batu (Simpang Tuntungan), arah Deli Tua (persimpangan Titi Kuning), arah Diski (Jalan Gatot Subroto sebelum jembatan Kampung Lalang).

Lalu, arah Tanjung Morawa (Jalan Sisingamangaraja/Taman Riviera) dan arah Tembung (Jalan Letda Sujono/Titi Sewa).

Pada lima titik itu akan didirikan posko, masing-masing posko akan terdiri unsur Polri 3 orang, POM (1 orang), TNI (1 orang), Satpol PP (5 orang), Dinas Kesehatan (2 orang), Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (2 orang) dan kecamatan (3 orang).

"Tim gabungan ini akan bertugas mulai pukul 08.00 sampai 22.00 WIB dan dibagi menjadi dua shif. Setiap pos harus ada petugas kesehatan,sebab mereka yang akan melakukan pemeriksaan, termasuk swab antigen. Insya Allah, tim gabungan yang melakukan penyekatan mulai hari ini. Jika tidak halangan, penertiban akan kita lakukan mulai petang. Setiap pos kita minta harus ada petugas kesehatannya, termasuk peralatan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh mau pun swab antigen. Insya Allah penyekatan mulai kita lakukan hari ini," kata Syahnan.

Selain itu, kata Syahnan, diikuti dengan pendirian 5 pos pengalihan arus lalu lintas dalam kota  yakni  Jalan Sudirman simpang Jalan Diponegoro, Jalan Suprapto simpang Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro simpang Jalan KH Zaimnul Arifin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved