Breaking News:

Khazanah Islam

Kisah Umar bin Khattab Menangis Karena Cemburu, Sampai Malu ke Rasulullah

aku melihat seorang wanita sedang berwudhu di sebuah istana (surga), maka aku pun bertanya, Milik siapakah istana ini?

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Kisah Umar bin Khattab Menangis Karena Cemburu, Sampai Malu ke Rasulullah 

TRIBUN-MEDAN,com - Setan dari kalangan jin mau pun manusia selalu suka untuk memperdaya manusia dengan memberi was-was. Jin dan setan, makhluk ciptaan Allah ini telah meminta penangguhan hukuman untuk membuktikan bahwa mereka lebih baik dari manusia. 

Bujuk rayu setan datang dari berbagi arah, untuk menyesatkan Nabi Adam sampai umat Nabi Muhammad. Beragam cara dilakukan mereka tanpa mengenal waktu dan tempat, bahkan saat ibadah sekalipun. 

Pun demikian, di muka Bumi pernah ada sosok manusia yang paling ditakuti setan. Jangankan bertemu, sekedar berpapasan dengan sosok ini setan pun takut, lari pontang panting.\

Baca juga: Amalan Dahsyat Ayat Kursi, Janji Allah Jaminan Masuk Surga, Jangan Tinggalkan Tiap Sholat

Sosok manusia ini pernah disampaikan oleh Rasulullah langsung. Merunut kisah dari Aisyah, Rasulullah bersabda,

إن الشيطان يفرق من عمر بن الخطاب

"Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar," (HR. Ibnu ‘Asakir).

Dalam hadits yang lain, Rasulullah bersabda, “Wahai Ibnu Al-Khaththab, demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman tanganNya, sesungguhnya tidaklah setan menemuimu sedang berjalan di suatu jalan kecuali dia akan mencari jalan lain yang tidak engkau lalui.”

Sedangkan dalam hadits lain Rasulullah bersabda, “Sungguh aku melihat setan dari kalangan manusia dan jin lari dari Umar,” (HR. Tirmidzi)

Dari hadist-hadist ini bisa dibayangkan betapa sangat takutnya setan keturunan iblis terhadap salah satu sahabat Rasulullah. Betapa Umar begitu luar biasa kekuatannya sehingga setan pun enggan berpapasan dengan sahabat nabi yang dijuluki Al Faruq (Singa). 

Dikenal dengan nama Umar bin Khattab, Khalifah Rasyidin kedua ini bernama lengkap Umar bin Al-Khatthab bin Nufail bin Adi bin ‘Abdul Uzza bin Riyah bin ‘Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luai, Abu Hafsh Al-‘Adawi. Ia dijuluki Al-Faruq.

Baca juga: Baca Sayyidul Istighfar, Diberi Rezeki Tak Disangka-sangka dan Terhindar dari Kesusahan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved