Breaking News:

'Saking Sepinya Bisa Main Bola': Store Manager Suzuya Tanjungmorawa Pasrah PPKM Darurat

Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Pramuniaga Suzuya Tanjungmorawa berdiri menyambut kedatangan pengunjung beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - DELISERDANG - Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Menanggapi kebijakan baru ini, Store Manager Suzuya Plaza Tanjungmorawa Asminah mengaku pasrah.

"Kalau di Deliserdang diberlakukan juga kayak Medan (PPKM Darurat Terbatas) kita mau bilang apa lagi? Orang Medan tetap nggak ada yang ke sini karena dimana-mana jalan di sana disekat-sekat. Saking sepinya tempat kita bisa main bola di sini," ucap Asminah, Rabu (14/7/2021). 

Ia menyebut sejak status masih PPKM Mikro di Deliserdang mereka pun sudah merasakan dampak besar. 

Aktivitas di Suzuya Plaza Tanjung Morawa ini hanya bisa dilakukan sampai pukul 20.30 WIB. 

Polisi melakukan pengawasan dan pemantauan terus menerus. 

Baca juga: Deliserdang Terapkan PPKM Darurat Terbatas di 9 Kecamatan, Apa Maksudnya?

"Setiap pagi dan malam kami diawasi polisi makanya tutupnya pun sampai pukul 20.30 saja bisanya. 

Polisi sudah berjaga di depan (melakukan pengawasan). Harapan kita, semoga PPKM ini bisa cepat berakhir lah,"kata Asminah. 

Asminah menyebut pendapatan perusahaan yang menurun akan berpengaruh juga kepada pendapatan pekerja mereka. 

Karena itu mereka pun berharap agar PPKM bisa berakhir. 

Menurutnya, pekerja mereka saat ini pun kesulitan ekonominya karena pendapatan mereka juga menurun drastis. 

"Kalau enggak kerja ya nggak digaji. Kalau sudah seperti itu bagaimana mereka mau bayar kos-kosan?" katanya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved