Hari Ketiga PPKM Darurat
Tentara Bersitegang dengan Sopir Angkot, Bus Trans Metro Deli Dapat Keistimewaan
Bus Trans Metro Deli mendapat keistimewaan selama pelaksanaan PPKM Darurat di Medan
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Ruas Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, persisnya di simpang kampus USU diblokade petugas gabungan dari TNI/Polri dan Dishub Kota Medan.
Saat penyekatan berlangsung, terlihat seorang tentara bersitegang dengan sopir angkot.
Pasalnya, sopir angkot Wampu Mini nomor 123 itu tidak mau dipaksa putar balik.
Sopir Wampu Mini menganggap ada tebang pilih dalam pelaksanaan PPKM Darurat.
Baca juga: PT KAI Medan Tutup Layanan Medan-Rantauprapat Selama PPKM Darurat
Saat penyekatan berlangsung, Bus Trans Metro Deli yang datang dari arah Padang Bulan diperkenankan melintas.
Sementara sopir angkot yang sama-sama mencari penumpang dilarang lewat dan dipaksa putar balik.
"Kau enggak tahu ini ditutup, putar balik kau," senggak seorang anggota TNI, Rabu (14/7/2021).
Mulanya, sopir angkot itu menerangkan bahwa keberadaannya sama saja dengan Bus Trans Metro Deli.
"Kan sama saja pak," kata sopir angkot tersebut.
Baca juga: Pantau PPKM Diperketat, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Kunjungi Sibolga
Tapi tetap saja tentara tadi melarang, dan memaksa sopir angkot berputar arah.
Lantaran kesal dan tak bisa melawan, sopir angkot tadi terpaksa balik arah.
Menurut laporan di lapangan, saat ini ada 10 titik dalam Kota Medan yang mendapat pengalihan arus selama PPKM Darurat.
Pengalihan arus akan dilakukan selama 24 jam.
Baca juga: Edy Rahmayadi Pantau Langsung PPKM Di Sibolga, Minta Warga Disiplin Patuhi 5 M
"Mulai hari ini dilakukan penyekatan 24 jam," kata perwira kepolisian berpangkat Inspektur Satu (Iptu) di lokasi penyekatan.
Berikut titik lokasi pengalihan arus: