Khazanah Islam
Bacaan Zikir Pagi Terhindar Wabah Covid-19, UAH Ajarkan Kunci Kekuatan Doa Nabi Muhammad
Ustadz Adi Hidayat pernah membagikan kisah untuk memohon perlindungan, agar dikuatkan imun, di masa pandemik Covid-19.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahuma Rabbannaasi Adzhibil Ba’sa wasy fihu. Wa Antas Syaafi, Laa Syifaa Illa Syifaauka, Syifaa-Aa Laa Yughaadiru Saqoma.
Artinya: “Wahai Allah Tuhan manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu. Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain”. (HR Bukhari dan Muslim)
Ini Waktu Mustajab untuk Berdoa
Dikutip dari buku Mutiara Doa, berdasarkan keterangan dalam beberapa riwayat, para ulama merumuskan waktu yang paling baik dalam berdoa yakni. Waktu ini dianggap punya keutamaan agar doa mudah terkabulkan.
Baca juga: Doa Dzikir Petang Selepas Rutinitas Harian, Keutamaannya Begitu Dahsyat
Pertama : Di sepertiga malam terakhir.
Kedua : Di waktu azan dan iqamah.
Ketiga : Pada saat sujud.
Keempat : Doa akan dikabulkan oleh Allah apabila dipanjatkan usai melaksanakan salat fardu (wajib).
Kelima : Pada hari mulia seperti hari arafah dan hari Jumat.
Keenam : Doa yang juga akan dikabulkan yakni doa yang diucapkan pada bulan ramadhan.
Ketujuh : Doa yang diucap pada saat di antara dua waktu salat juga akan dikabulkan (Zuhur-Ashar, Ashar-maghrib).
Kedelapan : Doa orang yang baru mengkhatamkan Alquran juga insya Allah akan mudah dikabulkan.
(*/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/adi-hidayat-lc.jpg)