Rumah Sakit Darurat di Medan
Covid-19 Delta Masuk Sumut, RSU Tembakau Deli Bakal Jadi Rumah Sakit Darurat
RSU Tembakau Deli yang selama ini terbengkalai bakal dijadikan Rumah Sakit Darurat penanganan pasien Covid-19
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Varian Covid-19 Delta masuk Sumut. Tak pelak, Pemerintah Kota Medan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersiap menghadapi kemungkinan adanya lonjakan kasus.
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 Delta, Wali Kota Medan Bobby Nasution berencana menjadikan eks RSU Tembakau Deli menjadi rumah sakit darurat.
Hal itu disampaikan Bobby Nasution ketika meninjau eks RSU Tembakau Deli di Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat.
"Pak gubernur menyampaikan sudah masuk (varian Covid-19 Delta). Yang pasti sudah ada masuk ke Sumatera Utara," kata Bobby Nasution, Sabtu kemarin.
Dia mengatakan, kenapa memilih RSU Tembakau Deli sebagai rumah sakit darurat, karena dianggap lokasi tersebut masih layak digunakan untuk menampung pasien Covid-19.
Nantinya, Bobby Nasution akan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, Kementerian PU, dan Kementerian Kesehatan untuk membangun rumah sakit darurat di Medan.
"Ini bukan isolasi, tetapi rumah sakit darurat. Berarti penanganannya bisa berat ataupun sedang," kata Bobby Nasution.
Dia mengatakan, langkah cepat ini perlu diambil guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
"Itu untuk mengantisipasinya, karena penyebarannya lebih cepat. Kita pun harus cepat juga penanganannya," kata suami Kahiyang Ayu ini.
Baca juga: Cari Duit saat PPKM Darurat, 21 Wanita Diamankan Bersama Kontrasepsi Bekas
Informasi terakhir yang diterima Bobby Nasution, saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) berada di posisi 63 persen.
Meski meningkat, tetapi kondisi tidak seperti pekanm sebelumnya.
"Dari seluruh rumah sakit rujukan, ini (keterisiannya) masih 24 sampai 26 persen masing-masing rumah sakit," ucapnya.
ABK Pembawa Virus Covid-19 Delta
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan varian Covid-19 Delta dibawa oleh anak buah kapal (ABK) yang berlabuh di Belawan.
Laporan itu disampaikan Edy Rahmayadi pada Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto saat rapat evaluasi perkembangan PPKM Mikro Darurat secara virtual, Sabtu (17/7/2021).
Menurut Edy, 18 ABK yang terinfeksi varian Covid-19 Delta itu diketahui bukan merupakan warga Sumut.
Baca juga: Perpanjangan PPKM Darurat, Jokowi: Ini Betul Sensitif, Harus Diputuskan dengan Pemikiran Jernih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/17072021_rumah_sakit_darurat_danil_siregar-3.jpg)