TRIBUNWIKI
SOSOK Iptu Nanang, Si Polisi Berpantun, Mencintai Seni dan Bermimpi Jadi Artis
Nanang yang merupakan warga Tanjung Morawa ini pun menuturkan cikal bakal dirinya melantunkan pantun pada masyarakat di masa PPKM darurat Kota Medan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - "Di kalangan polisi saya diberi gelar Artis Polda Sumut. Ya karena multi talenta. Mulai dari sering jadi pembawa acara, berpantun, melawak, sampai ciptain lagu," kata Iptu Nanang Kusumo dari Ditlantas Polda Sumut kepada Tribun Medan, Minggu (18/7/2021).
Nanang ialah satu - satunya polisi yang viral karena menggunakan cara unik saat menyampaikan pesan pentingnya menaati protokol kesehatan kepada masyarakat.
Bagaimana tidak, Nanang memberi pantun pada pengendara yang melintas di pos penyekatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kampung Lalang.
Sentak, warga pun merasa ada sosok polisi yang teramat ramah.
Jauh berbeda dengan stigma kepolisian yang dikenal garang dan marah - marah pada saat melakukan penertiban.
Baca juga: Tak Hadir Sidang, Rezky Aditya Rupanya Asyik Lakukan Ini, Wenny Ariani Bongkar Masa Lalu sang Mantan
Nanang yang merupakan warga Tanjung Morawa ini pun menuturkan cikal bakal dirinya melantunkan pantun pada masyarakat di masa PPKM darurat Kota Medan.
Berpantun ria itu mulai diterapkannya pada Jumat, (16/7/2021). Saat itu ia ditugaskan untuk membagikan masker kepada masyarakat di pos PPKM darurat di Kampung Lalang.
Cuma saat ia ingin membagikan masker, terlintas dalam benaknya kondisi masyarakat teramat susah di masa pandemi Covid-19 .
"Sudah ribut PPKM, susahnya cari makan, belum lagi di stop-stop polisi. Makanya saya berpikir harus ada sesuatu yang humanis. Kalau hanya bagi masker gitu aja ya tidak ada kesannya," katanya.
Berangkat dari hal itu lah ia terpikir untuk memberikan masker kepada masyarakat dengan berpantun. Tak disangkanya niat baiknya itu pun mendapat respon positif dari masyarakat.
Ia pun mencontohkan satu pantun yang dikumandangkannya kepada pengendara yang melintas dari arah Binjai ke Kota Medan melewati pos penyekatan PPKM Kampung Lalang.
Saat itu ada ibu - ibu yang melintas tanpa menggunakan masker. Ia pun menghampiri dan mengatakan, "Kami lihat ibu tidak membawa air makanya lah menangkap ikan. Dari jauh kami lihat ibu tidak pakai masker makanya lah kami berhentikan."
Ibu - ibu itu pun, sebutnya, langsung terlihat malu - malu mendengar pantun tersebut. Ia melanjutkan, "Kalau ibu memasak air janganlah letak dalam celana. Kalau ibu pakai masker bisa terhindar dari Corona."
Melihat respon ibu tersebut positif ia pun merasa bahagia bisa menampilkan sosok polisi yang tidak terkesan arogan seperti stigma pada umumnya.
Baca juga: Syuting Acara Lapor Pak yang Dibintangi Ayu Ting Ting, Andre Taulany & Wendy Setop, Ini Penyebabnya
Dia mengaku tidak setuju jika personel kepolisian menerapkan aturan PPKM darurat dengan cara marah - marah kepada masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/iptu-nanang-kusumo.jpg)