TRIBUNWIKI

SOSOK Iptu Nanang, Si Polisi Berpantun, Mencintai Seni dan Bermimpi Jadi Artis

Nanang yang merupakan warga Tanjung Morawa ini pun menuturkan cikal bakal dirinya melantunkan pantun pada masyarakat di masa PPKM darurat Kota Medan. 

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Iptu Nanang Kusumo dari Ditlantas Polda Sumut saat diwawancara di pos PPKM Darurat Kampung Lalang, Minggu (18/7/2021). (TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY). 

"Karena masyarakat bukan lah penjahat. Dikatakannya musuh utama yang harus dilawan hari ini ialah Covid-19," ungkapnya. 

Aksinya itu pun akhirnya viral di media sosial. Tidak hanya itu, ia bahkan sampai dipanggil oleh direktur lalu lintas Polda Sumut yang turut memuji tindakannya. 

Aksinya disebut - sebut menjadi contoh yang baik bagi personel kepolisian lainnya. Karena memberikan kesan yang positif kepada masyarakat. 

Cikal bakal ia berpantun pun berangkat dari aktivitasnya yang sering dipakai sebagai host di acara - acara kepolisian.

Bahkan ia sering diundang menjadi pembawa acara di Mabes Polri. 

"Jadi saya lihat presenter yang di televisi itu banyak yang menggunakan pantun sewaktu acara. Dari situ lah saya mulai belajar untuk berpantun. Itu sekitar tahun 2012," katanya.

Tidak berhenti dengan aksi berpantun. Selanjutnya dia akan aksi menggunakan lagu dengan mengangkat kebudayaan Melayu. Hal itu dikarenakan Kota Medan adalah tanah Melayu. 

Baca juga: 50 Juta Vaksin Covid-19 Paling Ampuh di Dunia Ini Akan Masuk Ke Indonesia, Ini Kandidat Penerimanya

Selain itu, menurutnya budaya Melayu juga memiliki beragam seni yang enak diaplikasikan saat bertugas di lapangan. 

"Saya sudah siapkan juga mungkin ke depan pakai rebana dengan pesan masyarakat harus menggunakan masker," ujarnya. 

Ternyata, dia juga sudah membuat lagu bergenre Hip-Hop dikolaborasi dengan irama Melayu berjudul, "The Corona." 

Lirik di lagu itu berisi tentang pesan agar masyarakat menaati protokol kesehatan dan bahanya Corona. Lagu itu diciptakannya Juni 2021 dan selesai di garap Juli 2021. 

"Nanti di video lagu itu saya ngerap. Untuk yang pakai rebana ada lagu yang lain. Tapi iramanya cover dari lagu Tundang - Tundangan sementara liriknya dari saya sendiri," ujarnya. 

Lagu lainnya yang irama dan liriknya ia ciptakan ialah The Safety On The Road yang isinya mengenai keselamatan dalam berlalu lintas dengan genre Hip- Hop. Itu adalah lagu pertamanya yang diciptakan di Sibolga tahun 2012. 

Nanang mulai mencintai musik Hip Hop sejak SMA sekitar 1996 yang berawal mendengar lagu Iwa K yang berjudul "Bebas."

Baca juga: Syuting Acara Lapor Pak yang Dibintangi Ayu Ting Ting, Andre Taulany & Wendy Setop, Ini Penyebabnya

Ia menurut kan sederet penyanyi Hip Hop yang disukainya mulai dari luar negeri seperti Eminem dan dalam negeri Saykoji dan Fade 2 Black.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved