Breaking News:

ASN Pemkab Deliserdang Diminta Segera Bayar PBB Demi PAD yang Maksimal

Pemkab Deliserdang minta agar semua aparatur sipil negara (ASN) bayar pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD)

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
IST
Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menghadiri rapat melalui Video Conference (Vidcon) bersama Gubernur Sumatera Utara tentang penyaluran bantuan beras PPKM 2021 bertempat di Aula Cendana Kantor Bupati, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG-Aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Deliserdang diminta segera bayar PBB (pajak bumi dan bangunan) demi terwujudnya pendapatan asli daerah (PAD) yang maksimal.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang kian tidak menentu ini, Pemkab Deliserdang melakukan berbagai upaya agar PAD bisa terus digenjot. 

"Pencairan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) ASN harus menyertakan bukti pelunasan PBB rumah tempat tinggal. Kalau misalnya masih nyewa, nanti bisa menyertakan bukti pelunasan dari rumah yang disewa," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Deliserdang, Agus Mulyono usai menghadiri rapat evaluasi PAD di aula Cendana kantor Bupati Selasa, (27/7).

Baca juga: Pendaftaran CPNS Deliserdang Ditutup, Jumlah Pelamar 3.534 Orang, Ada 4 Formasi Tanpa Peminat

Untuk tahun ini, meskipun masih menghadapi pandemi, namun Pemkab Deliserdang telah mematok target PAD Rp 1,1 triliun lebih. 

Agus Mulyono mengakui hingga melewati pertengahan tahun saat ini realisasi penerimaan baru 25,5 persen. 

Khusus untuk target PBB, sudah dipatok kira-kira Rp 512 miliar. 

"Target PBB inikan sampai bulan Agustus, biasanya kalau sudah bulan Agustus dan sudah masuk itu nanti tertutupi (capai target). Kalau untuk pajak restoran dan hotel ini tergantung situasi. Saat ini restoran pun banyak yang tutup," kata Agus Mulyono. 

Mantan Kepala Inspektorat Deliserdang ini mengatakan saat ini Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa harus semangat untuk mengejar target. 

Baca juga: Jajaran Pemkab Deliserdang Hadiri Puncak Hari Anak Nasional, Berikut Pesan Presiden Jokowi

Saat ini kondisinya banyak piutang PBB masyarakat desa. 

Meski besarannya kecil perorang namun jika dikalkulasikan secara keseluruhan besaran angkanya juga cukup banyak. 

"Ada puluha ribu itu yang piutang. Ini sudah kita serahkan sama UPT (Unit Pelayanan Teknis / Bapenda di Kecamatan) dan Camat. 

Harusnya semangat termasuk Kades (untuk mengejar target)," ucap Agus Mulyono. 

Baca juga: Air Terjun Pelangi, Destinasi Wisata di Deliserdang yang Masih Asri

Pada tahun ini, lanjut Agus Mulyono Camat akan diberikan Upah Pungut (UP) sebagai insentif tambahan sama seperti Kades. 

Meski sudah mempunyai gaji pokok dan TPP namun insentif akan diberikan karena sudah ada Perbupnya. Disebut hal ini sama sekali tidak bertentangan dengan regulasi yang ada. (dra/tribun-medan.com).  

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved