Breaking News:

Pemkab Sergai Bakal Bentuk BUMD untuk 'Selamatkan' Petani Lokal

Pemkab Sergai berencana menyelamatkan petani lokal dengan pembentukan BUMD baru

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
IST
Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Umar Yusri Tambunan hadir dalam rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sergai yang dilaksanakan di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Sumatera Utara, Rabu (28/7/2021).(IST) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI-Pemkab Serdangbedagai (Sergai) berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Nantinya, BUMD ini akan 'menyelamatkan petani lokal dengan cara menyerap dan mendistribusikan bahan kebutuhan pokok yang bersumber dari para petani di Kabupaten Sergai.

Wakil Bupati Serdanggai Adlin Umar Yusri Tambunan mengatakan, rencana ini merupakan bagian penting sebagai aspek pendukung penguatan program pengendalian inflasi di Sumatera Utara (Sumut) yang terangkum ke dalam 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Baca juga: RSI, Kodam I/BB, dan Pemkab Sergai Gelar Program Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang

Adlin mengatakan, untuk mewujudkan rencana ini, maka peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkab Sergai sangat penting. 

TPID sendiri memiliki fungsi dan tugas mengendalikan inflasi dan sekaligus ikut mendorong pergerakan roda ekonomi daerah.

"Satu contohnya adalah perlindungan terhadap para petani penghasil gabah. Pemerintah akan membentuk peraturan daerah (Perda) tentang harga eceran gabah yang tertuang dalam Ranperda Harga Eceran Gabah,"

"Tujuan utama yang jadi dasar pembentukan perda ini adalah mekanisme pembentukan yang tidak hanya membangun ketahanan pangan masyarakat namun juga menjamin keberlanjutan ekosistem pertanian pangan di Kabupaten Sergai," ujar Adlin, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Truk Bertonase Tinggi Hancurkan Jalan Penghubung Desa di Dua Kecamatan di Kabupaten Sergai

Di masa pandemi Covid-19, Adlin juga menyebut jika pemerintah melalui TPID menaruh fokus terhadap ketersediaan obat dan produk medis lainnya.

"Hasil dari pantauan, ketersediaan kebutuhan obat dan produk medis lainnya di Sergai masih terbilang cukup. Kalaupun ada kenaikan, harga yang ditawarkan masih wajar," ujar Adlin.

Selain itu, pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan, utamanya untuk mendukung mobilitas dan kelancaran distribusi produk pertanian dan perikanan.

Baca juga: Lima Kecamatan di Kabupaten Sergai Disapu Angin Puting Beliung, Rumah Warga Runtuh

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved