Pemkab Sergai Bakal Bentuk BUMD untuk 'Selamatkan' Petani Lokal
Pemkab Sergai berencana menyelamatkan petani lokal dengan pembentukan BUMD baru
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI-Pemkab Serdangbedagai (Sergai) berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Nantinya, BUMD ini akan 'menyelamatkan petani lokal dengan cara menyerap dan mendistribusikan bahan kebutuhan pokok yang bersumber dari para petani di Kabupaten Sergai.
Wakil Bupati Serdanggai Adlin Umar Yusri Tambunan mengatakan, rencana ini merupakan bagian penting sebagai aspek pendukung penguatan program pengendalian inflasi di Sumatera Utara (Sumut) yang terangkum ke dalam 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.
Baca juga: RSI, Kodam I/BB, dan Pemkab Sergai Gelar Program Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang
Adlin mengatakan, untuk mewujudkan rencana ini, maka peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkab Sergai sangat penting.
TPID sendiri memiliki fungsi dan tugas mengendalikan inflasi dan sekaligus ikut mendorong pergerakan roda ekonomi daerah.
"Satu contohnya adalah perlindungan terhadap para petani penghasil gabah. Pemerintah akan membentuk peraturan daerah (Perda) tentang harga eceran gabah yang tertuang dalam Ranperda Harga Eceran Gabah,"
"Tujuan utama yang jadi dasar pembentukan perda ini adalah mekanisme pembentukan yang tidak hanya membangun ketahanan pangan masyarakat namun juga menjamin keberlanjutan ekosistem pertanian pangan di Kabupaten Sergai," ujar Adlin, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Truk Bertonase Tinggi Hancurkan Jalan Penghubung Desa di Dua Kecamatan di Kabupaten Sergai
Di masa pandemi Covid-19, Adlin juga menyebut jika pemerintah melalui TPID menaruh fokus terhadap ketersediaan obat dan produk medis lainnya.
"Hasil dari pantauan, ketersediaan kebutuhan obat dan produk medis lainnya di Sergai masih terbilang cukup. Kalaupun ada kenaikan, harga yang ditawarkan masih wajar," ujar Adlin.
Selain itu, pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan, utamanya untuk mendukung mobilitas dan kelancaran distribusi produk pertanian dan perikanan.
Baca juga: Lima Kecamatan di Kabupaten Sergai Disapu Angin Puting Beliung, Rumah Warga Runtuh
"Di bawah kepemimpinan Pak Bupati Darma Wijaya dan saya, Pemkab Sergai sudah memulai pembangunan jalan lintas pesisir,"
"Sebagai contoh, pembangunan sudah dilakukan di Perbaungan, Pantai Cermin Teluk Mengkudu hingga Tanjung Beringin. Sesuai dengan harapan kami, jalan Mulus, ekonomi Bagus,"
"Pemaksimalan penggunaan teknologi juga menjadi perhatian. Hal ini, katanya, bisa dilihat dari tersedianya lapak jualan online (e-commerce) yang bernama Hope Shop," sambungnya.
Baca juga: Pemkab Sergai Mendadak Batalkan Penerimaan CPNS Tahun 2021, Kenapa Ya?
Di tengah pandemi seperti sekarang, Adlin kembali menegaskan, strategi pemasaran digital penting untuk mengatasi terbatasnya interaksi fisik.
Lewat aplikasi Hope Shop, masyarakat dapat mengakses layanan belanja berbasis produk unggulan desa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wabup-sergai-adlin-tambunan-rakor.jpg)