Breaking News:

305 Desa di Deliserdang Tahun Depan Laksanakan Pilkades, Tapi Perdanya Belum Disahkan

Pada tahun 2022 mendatang ada 305 desa di Deliserdang yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
Tribun Medan / Indra
Warga desa Tanjung Garbus I Kecamatan Lubukpakam mendatangi TPS saat digelar Pilkades serentak di Deliserdang 19 April lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG-Pada tahun 2022, ada 305 Desa di Deliserdang akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak.

Sayangnya, Perda tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa belum juga disahkan oleh DPRD Deliserdang.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deliserdang, Khairul Azman Harahap mengatakan Pilkades serentak akan berlangsung pada Maret 2022. 

Baca juga: Dewan Terlalu Sibuk Kunker, Ranperda Kabupaten Deliserdang Tak Kunjung Beres

"Kami minta (DPRD Deliserdang) supaya bisa diprioritaskan lah Ranperda tentang Pilkades. Sebab tahapannya sudah dilakukan September tahun ini," kata Khairul, Minggu (1/8/2021).

Mantan Camat Percut Seituan ini mengatakan, untuk tahapan pertama akan dilakukan sosialisasi oleh Pemkab Deliserdang dan pembentukan tim.

Jika Perda baru dimaksud belum juga ada, maka Pemkab Deliserdang akan menggunakan Perda yang lama.

Baca juga: Deliserdang Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya, Begini Kata Menteri

"Nanti kami konsultasikan dengan Kementerian untuk hal ini. Kalau enggak ada Perda baru, Perda lama lah. Nanti regulasi yang mengatur tentang penyelenggaraan ada juga Perbup," katanya.

Sampai saat ini belum ada satupun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Deliserdang yang sudah dibahas dan disahkan oleh DPRD Deliserdang

Meski sudah memasuki awal bulan Agustus, namun belum ada tanda-tanda pembahasan, apalagi pengesahan menjadi Peraturan Daerah (Perda). 

Baca juga: Pendaftaran CPNS Deliserdang Ditutup, Jumlah Pelamar 3.534 Orang, Ada 4 Formasi Tanpa Peminat

Padahal banyak Ranperda-Ranperda yang memang sifatnya urgen dan butuh pemikiran matang untuk menghasilkan Perda terbaik. 

Informasi yang dihimpun kondisi ini bisa terjadi lantaran anggota DPRD terlalu sibuk melakukan kunjungan kerja (Kenker) ke luar Kota.(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved