Breaking News:

Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar Sampaikan Nota Pengantar Ranperda P-APBD TA 2021

akil Bupati Deli Serdang H.M. Ali Yusuf Siregar menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah

Editor: jefrisusetio
Dok. Humas Pemkab Deli Serdang
Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 disetujui pada Sidang Paripurna DPRD Deli Serdang yang  dipimpin Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri SH. Sidang yang dihadiri Bupati H Ashari Tambunan, Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar, Sekdakab Darwin Zein S.Sos, ,unsur FKPD, Pimpinanan OPD jajaran Pemkab Deli Serdang, bertempat di Ruang Sidang Paripurna Kantor DPRD Deli Serdang, Selasa (29/6/2021) ditandai dengan penandatanganan bersama nota persetujuan LPJ APBD 2020. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Wakil Bupati Deli Serdang H.M. Ali Yusuf Siregar menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Perubahan APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2021. Bertempat di ruang sidang paripurna Kantor DPRD Deli Serdang, Rabu (18/8/2021).

Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri SH didampingi Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Amit Damanik. Hadir Anggota DPRD Deli Serdang, para Asisten, Kepala OPD dan Kabag.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang H.M. Ali Yusuf Siregar mengatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD (Ranperda P. APBD ) Tahun 2021 ini berpedoman pada dokumen perubahan Kebijakan Umum APBD  (KUA). Dan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati.

Baca juga: Berikut Ini Cara Pemkab Deliserdang Menekan Kasus Covid-19 di Kecamatan Hamparan Perak

Baca juga: Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar Sebagai Irup Upacara yang Berlangsung Lancar

Baca juga: CATAT, Besok Pemkab Deliserdang Mulai Lagi Suntik Vaksin, Kali Ini Moderna dan Lokasinya di Sini

Perubahan APBD pada dasarnya merupakan sebuah tahapan dalam penyemprunaan APBD karena pada saat penyusunan APBD TA 2021, pendapatan dan belanja yang direncanakan dan targetkan.

Akan tetapi, tidak seluruh rencana bisa terealisasi, sehingga harus dilakukan Perubahan APBD dengan menyesuaikan capaian target kinerja dan prakiraan rencana keuangan daerah. Oleh karena itu, perubahan APBD Kab. Deli Serdang TA 2021 ini dilakukan dengan pertimbangan perubahan kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah serta pembiayaan daerah.

Selanjutnya, ia menyampaikan gambaran umum pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah pada perubahan APBD TA 2021. Rencana pendapatan daerah pada Perubahan APBD TA 2021, diperkirakan menjadi Rp. 4.104.380.358.501,00 meningkat sebesar Rp. 104.697.062.058,00 atau naik 2,62 % dari target semula pada APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 3.999.683.296.443,00.

Adapun rincian Pendapatan Asli Daerah pada Perubahan APBD TA. 2021 direncanakan sebesar Rp. 1.519.793.939.731,00 meningkat sebesar Rp.88.054.771.952,00 atau naik 6,15 %  dari target semula pada APBD tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 1.431.739.167.779,00.

Pendapatan transfer pada Perubahan APBD TA .2021 menjadi sebesar Rp. 2.409.209.908.770,00  naik sebesar Rp. 13.992.290.106,00 atau naik sebesar 0,58 % dari target semula sebesar Rp. 2.395.217.628.664,00 dengan rincian. Pertama, Transfer pemerintah pusat menjadi sebesar Rp. 2.205.215.097.000,00 berkurang sebesar  Rp. 45.206.215.097.000,00 dari  target semula sebesar Rp. 2.250.422.022.000,00.

Kemudian, transfer antar daerah mengalami peningkatan sebesar Rp. 59.119.215.106,00 menjadi sebesar Rp. 203.994.821.770,00 dari target semula Rp. 144.795.606,00. Dan lain-lain pendapatan daerah yang sah pada perubahan APBD TA. 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp. 2.650.000.000,00  sehingga menjadi Rp. 175.376.500.000,00 dari target semula sebesar Rp. 172.726.500.000,00.

Perlu diketahui, Pandemi Covid-19 yang belum selesai hingga saat ini tentu memberikan dampak yang cukup besar termasuk halnya Kabupaten Deli Serdang. Karenanya pengalokasian belanja daerah pada Perubahan APBD  TA. 2021 masih diarahkan pada program dan kegiatan yang mengacu pada penguatan/penanganan kesehatan, penguatan jaring pengaman sosial/ perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi masyarakat.

Secara umum, pada Perubahan APBD  TA. 2021 ini, belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 4.226.597.955.061,00 naik sebesar Rp. 199.914.658.618,00  atau naik sebesar  4,96 % dari target semula sebesar Rp. 4.026.683.296.443,00. Terjadi penurunan belanja transfer sebesar Rp. 476.237.017,00 dari target semula Rp. 518.412.645.724,00  menjadi sebesar Rp. 517.936.408.707,00.

Penerimaan pembiayaan pada Perubahan APBD TA. 2021 dari semula sebesar Rp. 45.000.000.000,00 yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun  sebelumnya, menjadi sebesar Rp. 140.217.596.560,00 atau bertambah sebesar Rp. 95.217.596.560,00. Adapun pengeluaran pembiayaan ditargetkan pada Perubahan APBD  TA. 2021 yaitu sebesar Rp. 18.000.000.000,00.

Dengan demikian ,maka pembiayaan netto sebesar Rp. 122.217.596.560,00  akan digunakan untuk menutupi defisit belanja sebesar Rp. 122.217.596,00  sehingga sisa lebih anggaran tahun berkenaan sama dengan nol. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved