Breaking News:

Khazanah Islam

Hukum Menyentuh Kemaluan Usai Berwudhu, Apakah Batal atau Tidak, Begini Kata Buya Yahya

Bab bersuci seperti wudhu adalah bentuk mensucikan diri dari hadats atau najis kecil dan besar. 

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Buya Yahya Bab Wudhu Sholat dan Sedekah 

TRIBUN-MEDAN.com - Bersuci dengan wudhu merupakan kewajiban dan sunnah ketika hendak beribadah.

Sebelum shalat, umat Muslim diwajibkan untuk berwudhu terlebih dahulu.

Bab bersuci seperti wudhu adalah bentuk mensucikan diri dari hadats atau najis kecil dan besar. 

Baca juga: Bacaan Zikir yang Dianjurkan Nabi Muhammad, Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Ada beberapa hal yng dapat membatalkan wudhu seperti kentut, buang air kecil, buang air besar, dan lain-lain.

Lantas, apakah menyentuh kemaluan juga membatalkan wudhu?

Ada perbedaan pendapat ulama terkait hal tersebut.

Beberapa ulama menyebut menyentuh kemaluan tak membatalkan wudhu karena itu termasuk bagian dari tubuh kita.

Namun, ada juga ulama yang mengatakan bahwa menyentuh kemaluan membuat wudhu kita batal.

Baca juga: Umi Rania Istri Ke-2 Ustaz Arifin Ilham Akhirnya Buka Suara : Kasih Nasihat Tegas ke Alvin Faiz

Buya Yahya pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved