Breaking News:

TRIBUNWIKI

Mengenal BSA, Motor Gede Sisa Perang Dunia II yang Jadi Ikon Becak di Siantar

Sepeda motor yang pertama kali dibuat pada tahun 1941 inilah yang ikut dibawa pasukan sekutu ke Pematangsiantar pasca pendudukan Jepang di Indonesia.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
Kaskus
Becak BSA. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Becak bermotor yang tergolong antik dan menjadi ikon kota Pematangsiantar merupakan sisa Perang Dunia II.

Becak Siantar berbeda dengan becak bermesin yang ada seperti saat ini.

Sepeda motor yang digunakan rata-rata merupakan bekas tunggangan sekutu pada Perang Dunia II.

Baca juga: Cerita Rahudman Harahap Menginisiasi Renovasi Masjid Lapas Tanjunggusta

Menilik lebih jauh soal sepeda motor yang menjadi ikon di Siantar ini memiliki merk BSA (The Birmingham Small Arms Company), yang merupakan perusahaan yang menyuplai persenjataan Inggris pada Perang Krimea (1853-1856).

Selama Perang Dunia II, BSA menjadi salah satu pemasok utama kendaraan untuk militer Inggris.

Pada masa itu mereka memproduksi 126 ribu sepeda motor dengan tipe M20 berkapasitas 500 CC.

Sepeda motor yang pertama kali dibuat pada tahun 1941 inilah yang ikut dibawa pasukan sekutu ke Pematangsiantar pasca pendudukan Jepang di Indonesia.

Produk BSA di Pematangsiantar sebenarnya tak hanya dimiliki tentara sekutu, tetapi juga pengusaha partikelir pemilik perkebunan di sekitar kota hingga bekas administrator pemerintahan Hindia Belanda.

Pada perjalanannya, setelah kepergian sekutu dan terjadinya nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia, ratusan unit sepeda motor BSA di Pematangsiantar dibiarkan begitu saja. Sebagian pengusaha Eropa maupun pejabat Belanda memberikan sepeda motor ini ke penduduk pribumi bekas pegawai mereka. 

Baca juga: Pengedar Sabu Mewek Saat Diringkus dari Rumah, Alasan Asam Urat Kambuh

Selain BSA, sepeda motor retro lain yang ada di Siantar adalah Norton, Triumph, BMW hingga Harley Davidson. Namun BSA yang menjadi mayoritas dan kehadirannya masih mudah ditemukan di Kota Pematangsiantar untuk saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved