Kekhawatiran AS Akhirnya Terbukti, Peralatan Militer yang Ditinggalkan di Afghanistan Diangkut Iran
Kini beredar di media sosial gambar yang menunjukkan sejumlah truk milik tentara Iran telah mengangkut Humvee AS, yang diduga diambil dari Afghanistan
TRIBUN-MEDAN.COM -Vira di Media Sosial, Senjata Rampasan Taliban Diangkut ke Iran.
Kini beredar di media sosial gambar yang menunjukkan sejumlah truk milik tentara Iran telah mengangkut Humvee AS, yang diduga diambil dari Afghanistan, di jalan raya yang menghubungkan pusat kota Semnan ke kota Garmsar, tenggara ibukota Teheran.
Namun, hingga saat ini belum ada memverifikasi keaslian gambar-gambar yang dibagikan di media sosial twitter tersebut
Diketahui, sebelumnya Iran gembira dengan penarikan AS dari negara tetangganya, Afghanistan.
Teheran telah mengisyaratkan sikapnya terhadap Afghanistan tergantung pada sikap Taliban.
"Sifat hubungan kita dengan pemerintah tergantung pada sifat hubungan mereka dengan kita," ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei pada Sabtu, dikutip dari Reuters.
Belum ada angka pasti untuk jumlah peralatan militer AS yang tertinggal setelah penarikan Amerika Serikat berakhir pada Senin.
Kini sebagian besar peralatan itu disita Taliban sejak menguasai negara itu bulan lalu.
Laporan Reuters, sebelumnya ada kekhawatiran di Washington bahwa senjata yang disita Taliban dapat diserahkan kepada musuh-musuh AS atau digunakan untuk menyerang kepentingan AS di kawasan itu.
Namun, Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Kenneth McKenzie mengatakan pasukan AS mendemiliterisasi peralatan sebelum mereka benar-benar ditarik dari Afghanistan.
Tindakan itu membuat marah Taliban.
Sejak menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, Taliban menguasai harta karun rampasan perang berupa peralatan militer yang telah diberikan kepada pemerintah Afghanistan oleh AS.
Tinggalkan Puluhan Pesawat dan Pertahanan Udara
Pentagon mengakui mereka meninggalkan puluhan alutsista di Bandara Kabul.
Jenderal Frank McKenzie mengatakan pasukan AS meninggalkan beberapa aset militer di bandara, termasuk sistem pertahanan udara (hanud) Counter-Roket, Artileri, Mortar (C-RAM) yang melindungi bandara dari serangan roket musuh.
Sistem pertahanan udara ini mencegah serangan roket yang menargetkan bandara Kabul pada Senin pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/senjata-rampasan-taliban-diangkut-ke-iran.jpg)