TRIBUNWIKI
Mengenal Desa Kolam dan Tugu Ampera PKI, Ternyata Miliki Sejarah Kelam Ini
Dikarenakan letaknya cukup jauh dari Kota Medan, bisa dibilang berada di pedalaman Tembung, Deliserdang.
Dengan kata lain, jika seseorang menyebut angka 4 maka teman yang lain harus menyahuti dengan angka 2, jika tidak ada sahutan maka disebut lawan. Sesuai strategi seluruhnya menyerbu secara bersamaan sekitar pukul 14.00 WIB.
Pascatragedi 30 September, berdirinya tugu Ampera PKI di Desa Kolam sebagai pengingat sejarah panjang para pahlawan.
Di lokasi ini juga setiap tahunnya tepatnya pada malam 30 September dilakukan upacara penghormatan dan tabur bunga.
Baca juga: NAHAS, Sinar Ginting jadi Korban Tabrak Lari Pengemudi Pikap di Jamin Ginting, Ini Kronologinya
Sejarah kelam tersebut, kini telah berubah, yang dikatakan orang-orang tidak perlu dikhawatirkan, karena suasana di sana saat ini begitu nyaman, aman, dan sejuk.
Tidak ada kesan angker penuh mistik. Rambu-rambu bahaya pun tidak dijumpai di sepanjang perjalanan.
Soalnya wajah Desa Kolam sekarang sangat jauh berbeda dengan yang dulu.
Keadaan Desa Kolam sudah lebih maju dan modern, jalannya tidak lagi jalan tikus, melainkan sudah diaspal dan lebar.
Di kanan dan kiri jalan tidak lagi ilalang, tapi sudah halaman rumah orang. Listrik juga sudah masuk desa. Begitu juga dengan air bersih.
Penduduknya mulai padat. Rumah-rumah kian berdempetan, meski masih tampak ladang-ladang berhamparan.
Namun satu hal yang tidak berubah. Dari dulu hingga sekarang rutinitas penduduk Desa Kolam adalah berladang.
Baik menggarap ladang sendiri maupun bekerja dengan orang lain.
Baca juga: Sosok Ini Berani Beber Fakta Mengejutkan Soal Coki Pardede: Ada Part yang Terbuka, Ada yang Enggak
Berbagai macam tumbuhan ditanam. Tapi hampir rata-rata adalah sayur dan buah-buahan seperti, sawi, gambah, cabai, ubi, pepaya, bayam, dan lainnya. Meskipun ada juga yang menggarap sawah.
Hasil panen, mereka jual ke pasar atau pekan yang ada di Kota Medan. Ada juga yang dijual diseputaran Desa Kolam, namun tidak terlalu banyak.
Berdasarkan data yang didapat dari kantor Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, saat ini jumlah keseluruhan warga Desa Kolam dari dusun I-XII ada 14.825 jiwa.
Jumlah KK-3.097, warga berjenis kelamin laki-laki ada 7.875 jiwa, dan perempuan ada 6.950 jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lomba-hias-dusun-desa-kolam.jpg)