Breaking News:

Hakim Kewalahan Saksi Tak Bisa Jelaskan Dugaan Pemalsuan Harta Warisan : Jangan Ditutupi

ia yang melaporkan terdakwa David yang tidak lain adalah saudara kandungnya ke kepolisian, Jong Nam Liong menjawab tidak tau. 

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/GITA
Sidang Perkara dugaan penggelapan harta warisan orangtua senilai ratusan miliar, dengan terdakwa David Putranegoro alias Lim Kwek Liong (63) terus bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Sidang Perkara dugaan penggelapan harta warisan orangtua senilai ratusan miliar, dengan terdakwa David Putranegoro alias Lim Kwek Liong (63) terus bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (14/9/2021).

Majelis Hakim yang diketuai Dominggus Silaban, sempat kewalahan karena saksi korban Jong Nam Liong kebanyakan tidak mampu menjawab pertanyaan hakim, Jaksa, maupun penasehat Hukum (PH) terdakwa.

Baca juga: Punya Suami Menyimpang saat Menggaulinya, Marlina Tanyakan MUI Soal Perangai Ayah Taqy Malik

Bahkan saat Hakim bertanya apakah ia yang melaporkan terdakwa David yang tidak lain adalah saudara kandungnya ke kepolisian, Jong Nam Liong menjawab tidak tau. 

Sontak saja, majelis hakim mempertanyakan kepada Jaksa bagaimana bisa perkara ini naik ke persidangan kalau saksi korban tidak mampu menjelaskan  permasalahan apa yang terjadi.

"Lho, lalu kalau begitu, kok bisa naik perkara ini pak Jaksa? Coba kamu (saksi) katakan yang sejujurnya, jangan ada yang ditutup-tutupi, supaya jelas pokok permasalahannya," kata hakim.

Dalam sidang tersebut, saksi mengaku sebagian besar menjawab tidak tau dan tidak mengerti terkait pokok permasalah yang ia laporkan. Bahkan ia beberapa kali membantah keterangannya di Berita Acara Pemeriksaaan (BAP).

Lantas majelis hakim mengatakan, sebagai keluarga harusnya saksi dan terdakwa dapat berdamai dan menyelesaikan perkara ini dengan sistem kekeluargaan tanpa perlu adanya yang dipidana atau dipenjara.

Baca juga: Atlet Menembak Asal Sumut Shiva Awallu Nisa Lakoni Persiapan Final untuk Dua Ajang Bergengsi

"Kan sejak awal sudah saya bilang, perkara ini bicarakan dulu baik-baik. Sebenarnya gampang ini kalau kalian berdamai dan menyelesaikannya dengan kekeluargaan. Kamu (saksi) kalau sekarang dibatalkan perkara ini dan diberikan hak mu apakah kamu mau," tanya hakim

Lantas saksi menjawab tidak, sebelum Notaris Fujiyanto Ngariawan dihadapkan ke persidangan.

"Harus hadir di hadapan saya Fujiyanto," cetusnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved