Breaking News:

Kenangan JR Saragih tentang Ibunya: Ibu Kami Adalah Pendoa dan Sering Berpesan Utamakan Masyarakat

Hj Netty br Sembiring yang meninggal sekitar pukul 00.26 WIB, jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Liston Damanik
HO
Hj Netty br Sembiring, ibu dari mantan Bupati Simalungun JR Saragih meninggal dunia, Selasa (14/9/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Kabar dukacita datang dari keluarga mantan Bupati Simalungun JR Saragih. Ibunda JR Saragih, Hj Netty br Sembiring meninggal dunia, Selasa (14/9/2021).

Hj Netty br Sembiring yang meninggal sekitar pukul 00.26 WIB, jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo.

Setelah melewati serangkaian prosesi duka, jenazah almarhumah Hj Netty br Sembiring sekitar pukul 11.50 WIB lansung dimakamkan tak jauh dari rumah duka.

Usai prosesi pemakaman ibundanya, JR Saragih sempat bercerita sedikit tentang kenangan dirinya yang masih terus terngiang semasa ibunya hidup. Salah satu kenangan manis yang masih diingat oleh JR Saragih hingga saat ini, ialah pesan-pesan sang ibu pada saat dirinya menjabat sebagai bupati.

Semasa hidup, JR Saragih mengenal sosok ibunya merupakan orang yang senantiasa berdoa. Menurutnya, Hj Netty br Sembiring selalu memanjatkan doa kepada Tuhan untuk anak-anaknya serta keluarganya.

"Ibu kami ini adalah ibu pendoa, yang berdoa untuk kami. Dalam suka maupun duka ibu kami selalu memberikan semangat kepada kami," ujar JR Saragih.

Kenangan dan pesan yang selalu diingatnya semasa ibunya hidup ialah saat dirinya menjabat sebagai Bupati Simalungun. Saat itu, ibunya sering menyampaikan pesan kepada dirinya agar ia senantiasa mementingkan kepentingan orang banyak.

Karena sesuai dengan tugasnya, pemimpin harus mendahulukan kepentingan rakyatnya dibanding kepentingan pribadi. Almarhumah Hj Netty br Sembiring, juga berpesan kepada JR Saragih agar senantiasa berbuat baik.

"Ibu selalu mengingatkan layani masyarakat, senantiasa berbuat baik, itu yang selalu dipesankan kepada kami," ucapnya.

JR Saragih selalu ingat jika ibunya tidak pernah memberatkan dirinya meskipun memiliki jabatan sebagai orang nomor satu di Kabupaten Simalungun itu. Dahulu, ibunya selalu berpesan kepada dirinya agar ia harus mengutamakan kepentingan dan memperjuangkan serta membantu masyarakatnya terlebih yang kurang mampu.

"Dia melihat kami seperti inipun sudah berterimakasih kepada Tuhan, itulah yang selalu dipesankan. Makanya pesan ibu ini yang membuat saya selalu ingin memberikan yang terbaik kepada siapapun," ungkapnya.

Selain itu, ibunya selalu memberi petuah kepada semua anaknya agar selalu menjaga keharmonisan dalam berkeluarga. Senantiasa menjaga komunikasi antar keluarga, agar nantinya seling mendoakan. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved