Breaking News:

Cahaya Iman

Hari Ini Peringatan Orang Kudus: Malaikat Mikael, Gabriel, Rafael, Santo Sirakus, dan Santa Theodota

Umat Katolik memperingati hari Orang Kudus. Peringatan ini merujuk kepada kisah orang-orang kudus, Malaikat Mikael dan Malaikat Gabriel.

@orangkdus
orang-orang kudus dalam Katolik 

TRIBUN-MEDAN.com - Pada tanggal ini, Rabu 29 September, umat Katolik memperingati hari Orang Kudus. Peringatan ini merujuk kepada kisah orang-orang kudus, Malaikat Mikael dan Malaikat Gabriel. 

Selain itu, hari ini memperingati kisah Santo Sirakus dan Santa Theodota Philippolis. 

tribun-medan.com merangkum kisah-kisah orang kudus ini yang dilansir dari tribun-pontianak.com bersumber dari imankatolik.or.id.  Berikut kisahnya:

1. Mikael

Mikael, yang berarti 'Siapakah yang sama dengan Allah?' adalah malaikat agung Allah dan panglima bala tentara surga. 

Dalam iman Kristen, Mikael dikenal sebagai pembela kaum beriman menghadapi serangan musuh. 

Cerita-cerita malaikat agung Mikael umumnya bersumber pada kitab Yohanes yang menggambarkan pertentangan antara yang baik dan yang jahat.

Yohanes menulis dalam Kitab Wahyu: "Mikael bersama malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.  Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya." (Wahyu 12:7-9)

Lalu Yohanes mendengar suara nyaring di surga:

"Sekaranglah saatnya Allah menyelamatkan umatNya!  Sekarang Allah sudah menunjukkan kuasaNya sebagai Raja! Sekarang Raja Penyelamat Yang dijanjikanNya itu telah menunjukkan kekuasaanNya!  Sebab, yang menuduh saudara-saudara kita di hadapan Allah siang dan malam, sudah dikeluarkan dari surga.  Saudara-saudara kita sudah mengalahkan dia dengan darah Anak Domba itu, dan dengan Sabda Allah yang mereka kabarkan. Mereka rela mengorbankan nyawa mereka sampai mati. Sebab itu, hendaklah surga dan semua yang tinggal di dalamnya, bersuka ria!  Tetapi celakalah bumi dan laut, karena iblis sudah turun kepadamu dengan amarah yang sangat besar. Sebab ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit." (Wahyu 12: 10-12)

Baca juga: Resep Nasi Goreng Jagung dan Cara Membuatnya, Menu yang Paling Direkomendasikan Untuk Sarapan Besok

Baca juga: Resep Roti Kotak Pandan Srikaya dan Cara Membuatnya, Roti Lembut Dengan Isian Manis

Mikael bersama malaikat-malaikat baik telah mengalahkan lusifer dengan sahabat-sahabatnya.  Orang-orang Kristen yang rela mengorbankan nyawanya sudah menang berkat darah Kristus dan Sabda Ilahi. 

Namun Satan tetap mau menjatuhkan manusia di hadapan Tuhan. Satan tetap berusaha menjauhkan manusia dari Tuhan, sumber hidup abadi. 

Tetapi orang beriman yang bersekutu dengan Mikael akan menang. Mikael adalah pembela kaum beriman dari segala serangan musuh yang jahat.

Bangsa Israel memandang Mikael sebagai pembelanya dalam segala penganiayaan, godaan, dan perpecahan. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved