Breaking News:

Khazanah Islam

Hukum Menikah Hamil Duluan dalam Islam, Ternyata Anak yang Lahir Tidak Bernasab ke Ayahnya

Seandainya anak yang pertama laki-laki, lalu lahir kemudian adiknya perempuan, maka dia tidak bisa menjadi wali

liberationnews.org
Ilustrasi ibu hamil. 

Sebagai sesama umat muslim, jika kita mengetahui orang tersebut berzina, maka kita harus membantu mereka, yaitu dengan cara menyadarkan akan dosa yang diperbuat dan menutup aibnya.

Jangan sampai, anaknya, tetangganya, bapaknya, bahkan ibunya mengetahui bahwa ia telah berzina.

Hukum pernikahan orang yang hamil duluan adalah sah.

Jika anaknya sudah lahir, tidak perlu dinikahkan kembali.

Jika setelah anaknya lahir mereka menikah lagi, sama saja dengan membongkar aibnya sendiri.

Padahal Allah telah mengingatkan bahwa aib pezina tidak boleh dibongkar.

Jika anak hasil zina tersebut adalah perempuan, maka ia tidak bisa dinasabkan atas nama suami yang menikahi. 

Itulah hukum menikah saat hamil duluan dalam Islam.

Zina dan Hukumnya

Zina dalam islam didefinisikan sebagai perbuatan keji yang dilakukan oleh pria dan wanita dan terjadi persetubuhan di antara keduanya. Perbuatan zina dikutuk Allah SWT.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved