Breaking News:

Tumpukan Sampah Mengular di Sepanjang Jalan Industri Tanjung Morawa

Banyak sampah yang sengaja dibungkus dalam satu plastik dan kemudian dicampakkan ke sekitar lokasi.

TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
PENGENDARA sepeda motor melintas di dekat tumpukan sampah yang sudah mengeluarkan bau busuk di Jalan Industri, Tanjungmorawa, Senin, (11/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Bau busuk yang menyengat terus terasa di Jl. Industri Desa Dagang Krawan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang. Bau busuk bersumber dari tumpukan sampah yang bertumpuk panjang di sekitaran jalan Industri. Meski sudah berulang kali diangkut oleh pihak Kecamatan, namun setiap hari sampah terus menggunung.

"Foto aja dan masukkan di koran besar-besar. Bau kali jalan ini karena sampah. Yang buang sampah di sini nggak punya pikiran," ucap Heri, seorang pengendara becak, Senin (11/10/2021).

Pengamatan Tribun Medan, sampah yang dibuang ke tempat ini adalah sampah rumah tangga. Banyak sampah yang sengaja dibungkus dalam satu plastik dan kemudian dicampakkan ke sekitar lokasi. Menurutn saksi mata, setiap pagi banyak pengendara sepeda motor yang melakukan hal itu.

Karena dibuang tidak satu tempat, membuat tumpukan sampah mengular di sepanjang jalan. Tidak hanya di sisi kanan jalan, namun juga di sisi kiri jalan. Banyak pengendara sepeda motor yang selalu menutup hidung saat melintas di jalan Industri ini.

Walaupun jalan ini merupakan jalan menuju kawasan Industri namun belum ada tanda-tanda kalau sampah akan diangkut. Lokasi sekitar yang merupakan lahan tanah garapan dan sepi membuat orang terlalu gampang membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Bau Busuk di Jalan Industri Tanjungmorawa Makin Menyengat, Masalah Sampah Tak Kunjung Selesai

Meski sudah berulang kali dibersihkan oleh pihak kecamatan, namun banyak orang yang berpendapat kalau pemerintah setempat seakan tidak perduli.

" Memang nggak bisa disalahkan juga Pemerintah Kecamatan karena masyarakat ini juga yang salah. Buang sampah kalau nggak di sungai, ya di tanah garapan yang sepi. Kemudian, j perumahan semakin lama, semakin banyak tapi tempat sampah nggak ada. Ya, kadang buangnya ke mana lagi kalau nggak ke sini?," kata warga lainnya, Basri.(dra/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved