Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Bahasa Indonesia: Pengenalan Jenis dan Teknik Penulisan Proposal
Penulisan proposal ini berfungsi sebagai penelitian yang berkenaan dengan maksud berdampak untuk masyarakat.
5. Memberi masukan atau usulan kepada pihak lain tentang permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat dan solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut
Dari tujuan penulisan proposal diatas, akan menentukan jenis atau bentuk sebuah proposal yang akan dibuat.
Sebuah proposal bergantung pada tujuan dan jenis kegiatan yang dilaksanakan agar lebih memahami bentuk-bentuk sebuah proposal.
Secara umum, proposal dibedakan menjadi tiga bagian sebagai berikut :
Baca juga: Materi Belajar IPS Kelas 10: Penjelasan 8 Ruang Lingkup Sosiologi dan Kajian Sosilogi
Baca juga: Materi Belajar Geografi SMA Kelas 12 : Komponen dan Analisis Sistem Informasi Geografis
1. Proposal Formal
Proposal formal adalah proposal yang penyusunannya memenuhi persyaratan formal, dalam proposal ini mencakup pendahuluan, isi proposal, dan bagian penutup.
Biasanya proposal formal digunakan untuk suatu kepentingan yang formal juga. Contohnya, proposal pengajuan karya ilmiah.
2. Proposal Semi Formal
Proposal semi formal merupakan sebuah proposal yang tidak lengkap seperti proposal formal. Pada proposal ini biasanya mencakup bagian informasi yang membahas masalah, saran, pemecahan masalah dan permohonan.
Meskipun tidak selengkap proposal formal, namun bagian-bagian proposal ini harus ada dalam sebuah proposal.
Contohnya, proposal pengajuan perlombaan kepada kepala desa.
3. Proposal Non Formal
Proposal non formal adalah proposal yang dalam pembuatannya tidak terlalu mengikuti persyaratan yang berlaku dalam naskah formal.
Proposal ini disampaikan dalam bentuk surat yang meliputi bagian masalah, saran, pemecahan dan permohonan pada proposal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-menulis-kalimat-intransitif.jpg)