Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Sejarah: Perseteruan Blok Poros dan Blok Sekutu Pada Perang Dunia 2

Perang Dunia 2 berlangsung mulai dari tahun 1939 sampai dengan tahun 1945. Pihak-pihak yang bertempur di dalamnya terbagi dalam dua blok.

(AFP PHOTO/STR)
Pasukan Inggris mengambil posisi di pantai Sword selama D-Day 06 Juni 1944 setelah pasukan Sekutu menyerbu pantai Normandia. D-Day, 06 Juni 1944 masih merupakan salah satu pertempuran paling memilukan dan konsekuensial di dunia, karena pendaratan Sekutu di Normandia menyebabkan pembebasan Prancis yang menandai titik balik di teater Barat Perang Dunia II. 

Jerman menyerang Polanda menjadi latar belakang terjadinya Perang Dunia 2

Wilayah Pertempuran Perang Dunia 2

A. Blok Poros
Blok Poros terdiri dari tiga negara, yaitu Jerman, Jepang, dan Italia. Aksi-aksi militeristik Jerman sejak Hitler menjabat pada tahun 1933 pada dasarnya direspons negatif oleh Italia melalui Front Stresa.

Namun ketika Italia menganeksasi Ethiopia pada Oktober 1935, Jerman justru mendukung aksi tersebut. Sehingga Italia menarik segala sentimen negatif terhadap Jerman dan menjajaki persekutuan.

Pada bulan Oktober 1936, Jerman dan Italia membentuk Poros Roma-Berlin. Sementara pada bulan November, Jerman-Jepang menandatangani Pakta Anti-Komintern untuk mencegah Soviet memporakporandakan kekuasaan kedua negara melalui komunisme.

Pascapecahnya front perang di Eropa pada tahun 1939, Jerman dan Italia membutuhkan pengalihan untuk mencegah Amerika Serikat terjun langsung ke Eropa.

Pakta Tripartit ditandatangani pada September 1940. Isinya pada dasarnya menyerahkan tataran Eropa kepada Jerman dan Italia, sementara Asia Timur kepada Jepang.

Hal ini untuk membagi fokus Amerika Serikat yang disinyalir akan memihak sekutu. Blok ini nantinya juga diikuti oleh negara-negara bawahan antara lain Hungaria, Rumania, Slovakia, Bulgaria, dan Kroasia setelah ditaklukkan Jerman.

B. Blok Sekutu

Blok Sekutu adalah pihak aliansi yang dibentuk untuk merespons sikap ekspansionis Blok Poros. Berisi antara lain Imperium Britania, Perancis, dan Tiongkok. Kemudian disusul oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat.

Inggris dan Perancis adalah dua anggota pertama blok sekutu menyusul pernyataan perang terhadap Jerman merespons serbuannya ke Polandia pada September 1939.

Sekutu menjalin hubungan dengan negara-negara minor yang terancam aneksasi Jerman seperti Yunani, Finlandia, Denmark, Norwegia, Belanda, dan Cekoslowakia.

Tiongkok juga termasuk dalam blok ini setelah terlebih dahulu berperang melawan Jepang sejak tahun 1937. Uni Soviet sebelumnya terikat perjanjian netral dengan Jerman, beralih memasuki blok sekutu karena Jerman mempersiapkan Operasi Barbarossa untuk menaklukkan kekuatan militer Soviet.

Terakhir, Amerika Serikat memasuki blok sekutu dengan menyatakan perang terhadap Jepang pasca Peristiwa Pearl Harbour pada Desember 1941.

A. Wilayah Eropa-Afrika

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved