Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Sejarah: Perseteruan Blok Poros dan Blok Sekutu Pada Perang Dunia 2
Perang Dunia 2 berlangsung mulai dari tahun 1939 sampai dengan tahun 1945. Pihak-pihak yang bertempur di dalamnya terbagi dalam dua blok.
Mei 1943, Jepang mulai mengalami kebuntuan setelah gagal menyerbu Port Moresby. Sementara sekutu melancarkan serangan balik di Pasifik, Nugini Barat, dan Kepulauan Alaska untuk dengan segera mengisolasi Jepang di Asia Timur.
Sementara pertempuran di Cina mengalami deadlock, Jepang juga terus diganggu oleh armada Inggris-India di Burma. Akhir tahun 1944, armada sekutu di Pasifik telah memasuki Kepulauan Palau dan Mariana. Pasukan Amerika Serikat mendarat di Filipina pada Januari 1945 dan menduduki Manila pada bulan Maret. Sementara pada bulan Mei 1945, Australia menduduki Borneo dan Inggris menduduki Burma.
Tentara AS berpindah dari Filipina langsung menuju Kepulauan Jepang dengan menguasai Iwo Jima dan Okinawa pada bulan Mei. Memblokade Jepang dan memintanya menyerah sesuai Perjanjian Postdam Juli 1945.
Namun Jepang terus mengabaikan perjanjian ini dan ancaman-ancaman lainnya, sehingga Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Agustus 1945. Jepang menyerah tanpa syarat pada 15 Agustus 1945, mengakhiri pertempuran di Asia dan Perang Dunia 2 secara keseluruhan.
Dampak Perang Dunia 2
Perang Dunia 2 secara keseluruhan berdampak pada pihak yang menang ataupun kalah dalam perang. Kehancuran infrastruktur dan perekonomian membuat seluruh negara yang berperang menjalani restorasi ekonomi yang amat berat. Sementara itu 50 juta hingga 70 juta jiwa diperkirakan tewas dalam perang, termasuk dalam peristiwa bom Hiroshima dan Nagasaki yang melenyapkan hampir seluruh populasi wilayah tersebut.
Perjanjian Postdam dan Perjanjian San Fransisco melemahkan Jerman, Jepang, dan Italia karena harus menanggung utang perang, dilemahkan militernya, dan dalam pendudukan sekutu untuk sementara waktu.
Dalam kancah politik global, berakhirnya Perang Dunia 2 melahirkan dua kekuatan baru. Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai negara adidaya yang memperebutkan pengaruh dan mampu membiayai restorasi ekonomi negara-negara yang hancur.
Perebutan pengaruh ini banyak terjadi di negara-negara yang baru merdeka akibat lemahnya kontrol imperialis Eropa yang hancur karena perang.
(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perang-dunia-2.jpg)