Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar IPA: Berikut Jawaban Lengkap Kenapa Air Laut Asin
Setiap bagian lautan terasa asin meski kadar asinnya berbeda-beda. Salah satu alasan para ahli kelautan gemar menggunakan salinitas
TRIBUN-MEDAN.com - Bila ada pertanyaan kenapa air laut asin? Apakah teman-teman bisa menjawab dengan ilmiah?
Biar tidak bingung lagi bila menemukan pertanyaan itu, silakan simak artikel ini sampai habis.
Penyebab Air Laut Asin
Setiap bagian lautan terasa asin meski kadar asinnya berbeda-beda. Salah satu alasan para ahli kelautan gemar menggunakan salinitas untuk mempelajari lautan adalah karena hanya ada beberapa cara yang dapat mengubahnya, dan hampir segalanya terjadi di permukaan atau di dasar laut.
Misalnya pada air permukaan di Laut Mediterania yang biasanya lebih asin jika dibandingkan dengan Pasifik ekuator, hal ini dikarenakan adanya peningkatan penguapan di iklim kering yang kemudian memusatkan garam, sementara hujan di Khatulistiwa mengencerkan garam.
Salinitas ini sendiri melekat pada air laut. Ini adalah hasil dari memberi dan menerima ion yang masuk dan keluar laut. Proses yang sama terjadi di perairan lain meski asupan ion tidak selalu cukup tinggi untuk membuat air benar-benar asin.
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Inggris: Penggunaan Tanda Baca Koma Pada Teks Bahasa Inggris dan Contohnya
Baca juga: Materi Belajar IPA: Penjelasan Bagian-bagian Bunga, Perkembangbiakan Pada Bunga, dan Fungsinya
Inilah alasan mengapa sungai dan aliran yang mengirimkan garam ke laut masih dianggap air tawar. Pengenceran dari hujan cenderung mengimbangi ion apa pun yang mereka bawa. Lautan sementara itu, bertindak sebagai tempat pembuangan garam dunia, dan tidak ada jumlah pengenceran yang dapat mengubahnya.
1. Kandungan Mineral
Bersumber dari National History Museum, air laut asin karena mengandung banyak mineral. Mineral ini didapat dari bebatuan di daratan. Bagaimana mineral ini kemudian bisa sampai di laut?
Karbon dioksida di udara yang menyatu dengan air hujan. Campuran ini kemudian membuat air hujan menjadi sedikit asam. Air hujan yang asam ini kemudian memecah mineral dan ion pada bebatuan.
Mineral dan ion ini kemudian terbawa oleh air sungai menuju ke laut. Karena telah berlangsung dalam waktu yang sangat lama, mineral dan ion terus menumpuk. Kandungan zat tersebut kemudian akan menyebabkan air laut menjadi asin.
Sumber lain yang menyebabkan air laut terasa asin adalah cairan hidrotermal. Dikutip dari Lembaga Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA), cairan ini berasal dari ventilasi di dasar laut.
2. Air laut yang dipanaskan
Air laut akan merembes ke retakan di dasar laut. Air ini kemudian akan dipanaskan oleh magma yang berasal dari inti bumi. Panas ini akan memunculkan beberapa reaksi kimia. Air akan melepaskan oksigen, magnesium, sulfat dan beberapa zat besi.
Reaksi ini kemudian menambah kandungan garam pada air laut. Klorida dan sodium yang merupakan ion terbanyak di air laut. Hampir 85 persen kandungan air laut berupa sodium dan klorida. 10 persen air laut mengandung magnesium dan asam sulfat sementara sisanya adalah ion lainnya.
Mineral dari bebatuan dan reaksi kimia sendiri menjadi penyebab utama air laut asin. Air laut ini merembes ke retakan di dasar laut. Air ini kemudian dipanaskan oleh magma yang berasal dari inti bumi.
Panas tersebut memunculkan beberapa reaksi kimia. Air akan melepaskan oksigen, magnesium, sulfat dan beberapa zat besi. Reaksi ini kemudian menambah kandungan garam pada air laut. Klorida dan sodium merupakan ion yang paling banyak ditemukan di air laut. Hampir 85% kandungan air laut berupa sodium dan klorida.
10% air laut mengandung magnesium dan asam sulfat sedangkan sisanya adalah ion lainnya. Jadi yang menyebabkan mengapa air laut asin sama sekali bukan urine ikan, ya. Mineral dari bebatuan dan reaksi kimia menjadi penyebab utama air laut asin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pulau-setan-kabupaten-pesisir-selatan-sumatera-barat_20151011_151338.jpg)