Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Ekonomi Kelas 11: Penjelasan Tentang Dua Jenis Inflasi
Secara umum, inflasi adalah suatu keadaan di mana terjadi kenaikan harga-harga barang dan jasa.
TRIBUN-MEDAN.com - Kata Inflasi tentu sudah tak asing lagi di telinga, apalagi jika menyangkut pemberitaan stabilitas perekonomian.
Secara umum, inflasi adalah suatu keadaan di mana terjadi kenaikan harga-harga barang dan jasa.
Kestabilan perekonomian suatu negara menjadi tolak ukur bagi berkembangnya perekonomian secara berkelanjutan.
Sayangnya, kestabilan perekonomian tersebut selalu dibayangi dengan masalah klasik, salah satunya inflasi yang bisa menggerus daya beli masyarakat, dan ujungnya berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
Inflasi adalah suatu keadaan dimana harga keseluruhan barang dan jasa yang ada di pasar mengalami kenaikan dalam suatu periode karena banyaknya uang yang beredar di dalam masyarakat.
Inflasi merupakan salah satu gejolak ekonomi yang tidak dapat dihindari dari waktu ke waktu.
Dimana, ini hanya dapat dicegah dan ditahan agar sesuai dengan nilai yang diharapkan.
Tujuannya adalah agar keadaan ekonomi tetap terjadi dengan stabil.
Dilansir dari website Bank Indonesia, kestabilan inflasi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Maka pentingnya pengendalian inflasi didasarkan pada pertimbangan bahwa inflasi yang tinggi dan tidak stabil memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Sementara itu, inflasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni berdasarkan tingkat keparahan dan sumber terjadinya.
Jenis Inflasi:
Berdasarkan Tingkat Keparahan
Inflasi ringan
Ini adalah inflasi yang masih berada di kisaran angka 0-10% dimana inflasi masih dapat dikendalikan oleh pemerintah dan tidak dirasakan secara langsung oleh masyarakat.