Breaking News:

Distribusi Energi hingga ke Pelosok Negeri, Hampir Semua Desa di Samosir Miliki Pangkalan

PT Samosir Anugerah Indogas kini sudah memasok 90 persen gas elpiji subsidi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Seorang pekerja sedang menyusun tabung gas elpiji. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penggunaan gas elpiji subsidi kini semakin terasa di tengah masyarakat baik di perkotaan mau pun pedesaan. Tentu, hal ini tak terlepas dari para mitra yang turut membantu menyalurkan elpiji subsidi kepada masyarakat yang dikhususkan kepada masyarakat tak mampu.

Hampir memasuki 10 tahun menjadi agen elpiji, PT Samosir Anugerah Indogas kini sudah memasok 90 persen gas elpiji subsidi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Pemilik PT Samosir Anugerah Indogas, Cardo mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 97 pangkalan di tiap desa untuk sembilan kecamatan, artinya kini hampir seluruh desa di Samosir sudah memiliki pangkalan elpiji subsidi.

Adapun untuk PT Samosir Anugerah Indogas kini menyalurkan 2-3 truk atau 1.680 tabung per hari.

"Untuk saat ini mungkin tersisa 10 persen saja yang masih menggunakan minyak tanah namun 90 persen rata-rata sudah menggunakan tabung gas elpiji. Inilah yang akan terus kita ajak masyarakat untuk beralih ke gas elpiji subsidi khususnya masyarakat miskin," ungkap Cardo, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Berkunjung Ke Samosir, Menteri Nadiem Makarim Berencana Buat Musikalisasi Khas Batak

Cardo bercerita jika awal mengajak masyarakat untuk beralih ke elpiji cukup sulit lantaran masih banyak masyarakat yang percaya dengan hoax tabung elpiji subsidi mudah meledak.

Namun, dengan diberlakukannya program One Village One Outlet (OVOO) di Kabupaten Samosir, kini hampir semua desa memiliki pangkalan.

"Awalnya masyarakat masih enggan, jadi selama tiga tahun awal kita mencoba untuk masuk dan menawarkan kepada pengusaha di tiap kecamatan/desa kini pelan-pelan hampir semua desa punya pangkalan. Masyarakat tentu senang ya apalagi untuk wilayah kabupaten Samosir ini masih terhitung rumah tangga miskin," ujarnya.

Di lain sisi, menyalurkan elpiji subsidi hingga ke pelosok desa, bagi Cardo yang memiliki tiga sopir truk pengangkut gas, menjadi hal yang cukup berisiko namun tetap dijalankan sepenuh hati.

Dijelaskannya, untuk menyalurkan elpiji subsidi 3 kg ini, sopir-sopir harus menerobos hujan, jalan rusak, dan pengawalan ketat agar elpiji dapat sampai dengan aman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved