Distribusi Energi hingga ke Pelosok Negeri, Hampir Semua Desa di Samosir Miliki Pangkalan

PT Samosir Anugerah Indogas kini sudah memasok 90 persen gas elpiji subsidi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Tayang:
Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Seorang pekerja sedang menyusun tabung gas elpiji. 

Bahkan tak jarang, pihaknya harus mendapat cacian atau bersitegang saat pembeli yang berkecukupan itu tak mendapat stok gas. Sehingga, dengan adanya wacana Pemerintah untuk memberlakukan peraturan warga berkecukupan dilarang menggunakan elpiji subsidi pada tahun 2022 mendatang, Cardo juga lega mendengarnya.(cr13)

Ketersediaan Gas Terjamin Aman

Kepala Operasional Stasiun Pengisian dan Pengangkatan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Citra Pasifik Mandiri Kabupaten Toba, Nurhadi mengungkapkan jika kebutuhan penyaluran elpiji subsidi masih terjamin aman.

Beroperasi selama delapan tahun, SPPBE PT CPM terus menyalurkan setiap hari ke beberapa wilayah, diantaranya Toba Samosir, Simalungun, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.

"Untuk pasokan kita dari Pangkalan Susu, kita mengangkutnya menggunakan skiteng atau trailer tangki kapasitas 15 ton, kita ambil dari pangkalan susu. Setiap hari harus masuk kurang lebih 90 ton pasokan masuk tiap hari, jadi minimal 75 ton harus masuk tiap hari. Kalau enggak, tidak tertutup curahnya nanti dan bisa tersendat untuk pasokan ke agen nanti," ungkap Nurhadi.

Dalam penyaluran gas elpiji ini, dijelaskan Nurhadi jika Kabupaten Samosir rata-rata menerima sekitar 6-7 truk atau sebanyak 3920an tabung gas per hari.

Sementara itu, untuk SPPBE PT Citra Pasifik Mandiri dalam satu hari mampu menyuplai 40 truk atau kurang lebih 70 ton gas elpiji subsidi yang siap disalurkan ke masyarakat hingga pelosok desa.

"Kalau kita kekurangan skiteng, kita minta tolong kepada pihak Pertamina untuk rental, kita harus koordinasi kesana," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved