6 Contoh Penulisan Daftar Riwayat Hidup Bisa Jadi Refrensi Melamar Pekerjaan dan Cepat Dipanggil HRD

Berikut 6 contoh daftar riwayat hidup yang bisa menjadi refrensi Anda.  Daftar riwayat hidup atau lebih dikenal dengan Criculum Vitae dibutuhkan.

Ist
Cara membuat CV 

TRIBUN-MEDAN.com - Berikut 6 contoh daftar riwayat hidup yang bisa menjadi refrensi Anda. 

Daftar riwayat hidup atau lebih dikenal dengan Criculum Vitae dibutuhkan saat melamar pekerjaan mau pun untuk kepentingan administrasi jalin kerja sama. 

Maka, perhatikan penyusunan daftar riwayat hidup yang benar. 

Sebelum mengintip berbagai contoh daftar riwayat hidup, maka kenali dulu definisi dari daftar riwayat hidup itu sendiri.

Daftar riwayat hidup dikenal pula dengan nama CV atau curriculum vitae. Secara bahasa, curriculum vitae berarti perjalanan hidup.

CV atau pun daftar riwayat hidup memiliki makna yang sama dan sama-sama berisikan tentang data pribadi seseorang yang dibutuhkan saat melamar pekerjaan.

Artinya, dokumen yang berisi perjalanan hidup ini bisa diberi judul sebagai daftar riwayat hidup, CV, maupun curriculum vitae.

Semua istilah tersebut mengarah pada satu hal yang sama. Adapun perjalanan hidup ini meliputi riwayat pendidikan, bisa dicantumkan sejak TK bisa juga dimulai sejak SMA sampai masuk perguruan tinggi.

Informasi lain yang bisa dicantumkan adalah data diri, dan dibuat selengkap mungkin. Selanjutnya mengenai pengalaman magang, berorganisasi, dan lain sebagainya. Segala aktivitas yang pernah dilakukan dan memberikan sumbangsih keterampilan maka sangat layak dicantumkan di dalam CV tersebut.

Unsur di Dalam Daftar Riwayat Hidup

Pembuatan daftar riwayat hidup memang perlu dibuat sedetail mungkin, namun tetap menyampaikan informasi penting yang bisa menjadi bahan pertimbangan HRD dalam menyaring kandidat karyawan. Penyusunan yang baik dan benar akan memberi kesan positif dan memperbesar peluang untuk dipanggil wawancara.

Secara umum, dari berbagai contoh daftar riwayat hidup nantinya akan dijumpai sejumlah unsur penting. Unsur penting tersebut mencakup:

1. Data Diri

Unsur pokok yang pertama di dalam daftar riwayat hidup atau CV adalah data diri. Data diri ini mencakup informasi mengenai identitas pribadi, mulai dari nama, tempat, tanggal lahir, nomor handphone, dan lain sebagainya. Informasi personal ini penting untuk membantu HRD mengenal kamu secara personal juga.

Tidak perlu menyembunyikan, menambah, maupun mengurangi segala hal yang berhubungan dengan data diri. Sebab semua data tersebut sebaiknya memang valid dan bisa dibuktikan dengan sejumlah dokumen. Misalnya dengan KTP, ijazah terakhir, SIM, dan lain sebagainya.

Belakangan ini, pihak HRD juga berharap calon pelamar pekerjaan mencantumkan nama akun media sosial yang dimiliki. Misalnya sebagai upaya untuk mengetahui rekam jejak calon karyawan di dunia digital. Jadi, pastikan selama ini sudah bijak dalam menggunakan internet khususnya akun media sosial pribadi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved