Breaking News:

Enggak Ada Tobatnya, Residivis yang Bebas Berkat Asimilasi Mencuri Lagi

Residivis kasus pencurian yang sempat bebas berkat asimilasi kembali ditangkap lagi lantaran terlibat aksi perampokan

HO
Maling motor warga 

TRIBUN-MEDAN.COM,TANJUNGBALAI - M Ishak alias Isak enggak ada tobatnya.

Setelah bebas berkat program asimilasi, pria berusia 27 tahun ini malah mencuri lagi.

Isak kemudian ditangkap kembali Polres Tanjungbalai usai menjalankan aksinya.

Menurut Kaasat Reskrim Polres Tanjungbalai, AKP Rapi Pinakri, pada Jumat (22/10/2021) lalu, Isak menyantroni kediaman korbannya bernama Dewi Rahayu.

Baca juga: Dua Wanita Maling Anjing Berkeliaran di Medan Timur, Pelaku Sempat Terekam Kamera CCTV

Pelaku yang merupakan warga Jalan Seo Kapias, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai ini membawa kabur motor korban dengan menggunakan kuncu letter T.

Dari hasil penyelidikan, didapati lah identitas Isak oleh polisi.

"Motor yang digasak pelaku tengah diparkir korbannya di halaman rumah. Pelaku beraksi saat jelang subuh," kata Rapi, Senin (8/11/2021). 

Akibat peristiwa ini, korbannya mengalami kerugian berkisar Rp 4 juta.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan.

Baca juga: DUO Maling Kadung Kepergok Warga, Nekat Lompat ke Lantai Dasar, Tertangkap dan Digebuki

Pada Sabtu (6/11/2021) kemarin, Isak akhirnya ditangkap di satu minimarket yang ada di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. 

"Satu orang berinisial M masuk DPO karena membantu pelaku. Menurut pengakuan pelaku, motor hasil curian dijual Rp 1,3 juta," kata Rapi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved