Materi Belajar Sekolah
Pengertian Unsur Ekstrinsik dan Ciri-ciri Unsur Ekstrinsik Pada Sebuah Teks Cerita
Apa yang dimaksud dengan unsur ekstrinsik pada sebuah cerpen? Nah, cerpen atau cerita pendek dapat dibedah dengan unsur tersebut.
Memahami latar belakang pengarang akan membuat kita dapat merasakan pola tulisan yang dituliskannya. Hal ini tentu dapat terlihat melalui motivasi pengarang dalam menulis hingga pandangan dan pemikiran penulis dalam melihat permasalahan kehidupan, pengalaman pribadi ataupun menulis berdasarkan imajinasinya.
b. Kondisi sosial budaya
Kondisi sosial budaya juga mempengaruhi dalam pembuatan karya sastra. Tidak bisa dipungkiri bahwa budaya yang melekat dari sang penulis akan berusaha ia tuangkan baik secara sadar maupun tidak. Karya yang baik memang tidak melupakan kondisi sosial budaya yang melekat.
c. Tempat atau lokasi karya dibuat
Tidak sedikit penulis terkadang menuliskan apa yang sedang berhubungan dengan dirinya. Sehingga faktor tempat atau lokasi bisa saja menjadi alasan dalam rangkaian kalimat hingga menjadi sebuah cerita yang menarik.
2. Menurut Nurgiyantoro
Menurut Nurgiyantoro (2005:24) mengungkapkan unsur ekstrinsik sebagai berikut:
a. Keadaan subjektivitas dari pengarang
Keadaan subjektivitas dari pengarang biasanya menjadi karakter dalam penulisan cerita yang dibuatnya. Keadaan subjektivitas ini biasanya meliputi sikap, ideologi, keyakinan, pandangan hidup dan lain-lain.
Tidak sedikit novel atau pada umumnya terdapat beberapa pengalaman pribadi yang penulis coba sisipkan ke dalam ceritanya. Mengaitkan hal tersebut, ternyata riwayat hidup dari pengarang atau penulis dapat menentukan alur cerita juga. Oleh karenanya memahami biografi penulis akan membuat kita untuk mengetahui jalan pikiran penulis terhadap tulisan yang dibuatnya.
• Unsur-unsur yang Terdapat Pada Teks Fabel dan Pengertian Teks Fabel
• Cara Membuat Teks Editorial dan Langkah-langkah Sebelum Menulis Teks Editorial
Keadaan psikologi
Kondisi psikologi pengarang ternyata juga mempengaruhi penulisannya nih. Jangankan menuliskan sebuah cerita, kondisi apapun juga akan sangat berpengaruh bergantung pada psikis juga.
Oleh karenanya, penulisan juga bergantung pada kondisi suasana hati dan pikiran dari si penulis, sehingga lebih kurang keadaan psikologi ini ternyata memiliki peran dalam sebuah tulisan.
Jika kamu menyadari sosok penulis dan tulisannya, mungkin kamu juga akan menyadari bahwa terdapat hubungan diantara keduanya. Biasanya akan terekam juga suasana hati penulis di dalam tulisan tersebut.
Keadaan sosial dan lingkungan pengarang
Unsur extrinsik yang selanjutnya adalah keadaan sosial dan lingkungan pengarang. Keadaan sosial ini mempengaruhi bagaimana pengarang membuat sebuah karya.
Menurut Aminuddin
Menurut Aminuddin (2004:85), unsur ekstrinsik meliputi :
a. Nilai agama
Nilai agama yang dimaksud adalah nilai-nilai yang terkandung dalam cerita yang memiliki aturan atau ajaran keagamaan atau religi.
b. Nilai moral