Breaking News

Tips Atasi Sepeda Motor yang Mogok Karena Terendam Banjir

Tips atasi sepeda motor yang mogok karena terendam banjir yang dapat anda lakukan di rumah.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah warga melintasi banjir yang merendam di kawasan Jalan Sei Batang Hari, Medan, Selasa (23/11/2021). Hujan deras yang mengguyur selama dua jam, ditambah meluapnya saluran drainase menyebabkan sejulah akses jalan di Kota Medan terendam banjir. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tips atasi sepeda motor yang mogok karena terendam banjir yang dapat anda lakukan di rumah.

Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Selasa (23/11/2021) malam, membuat sejumlah kawasan di Medan banjir.

Sejumlah ruas jalan pun tergenang dan tidak sedikit kendaraan yang mogok karena tidak sanggup menerjang banjir.

Mogoknya kendaraan ini lebih banyak dialami oleh kendaraan roda dua. Ada yang kedalaman banjir langsung menutup knalpot sepeda motor dan ada juga yang mesinnya kemasukan air.

Tidak sedikit pemilik kendaraan roda dua yang langsung berusaha untuk menghidupkannya, usai mesin mengalami macet.

Jika sepeda motor terendam banjir, sebaiknya pengendara tidak langsung untuk memaksa menghidupkan motornya.

Sebab, potensi terjadi kerusakan lebih parah di bagian mesin akan terbuka lebar.

Nah buat Tribuners, berikut kami rangkum tips mengatasi sepeda motor yang mogok saat terjebak banjir:

  1. Buka kepala busi kalau masih bagus dibersihkan aja
  2. Lihat kabel daisy klos masi layak pakai atau tidak, jika ada koyak , lakban saja. Kenapa dilakban agar air banjir tidak mudah masuk ke kepala busi tadi.
  3. Lihat kepala busi, kalau tutup kepala businya koyak, dilakban juga sampai ke daisy klos, tapi kalau sudah tidak layak diganti yang asli
  4. Pasang kepala busi yang tadi ke semula
  5. Setelah itu dites sepeda motornya.

Kalau situasinya sedang darurat siapapun bisa menggunakan tips sederhana ini terlebih bagi orang yang awam tentang dunia otomotif.

Jalan Stasiun Kereta Api, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat tampak terendam air usai hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota Medan pada Selasa (23/11/2021) malam.
Jalan Stasiun Kereta Api, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat tampak terendam air usai hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota Medan pada Selasa (23/11/2021) malam. (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

Penjelasan Ahli Otomotif

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, sepeda motor yang mengalami mati mesin saat menerjang banjir tidak langsung dinyalakan.

Upaya menghidupkan mesin dalam kondisi motor baru saja terendam banjir bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

“Sebaiknya, jangan langsung berusaha untuk menghidupkannya, dikhawatirkan jika baterai atau komponen kelistrikan motor masih banyak air,” ujar Endro kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurutnya, jika air sampai masuk ke ruang bakar dan mesin kendaraan tetap dinyalakan tidak menutup kemungkinan motor justru bisa rusak.

Di samping itu, potensi permasalahan lain yang bisa terjadi ketika sepeda motor dipaksa menerjang genangan air banjir yakni air bercampur dengan oli mesin.

Kondisi ini bisa berbahaya karena pelumas yang sudah bercampur dengan air akan mengganggu sirkulasi pelumas di dalam mesin.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved