Khazanah Islam
Inilah Cara Taaruf Dalam Islam yang Benar, Pentingnya Niat, Menggali Data Calon, dan Nadzar
Semua mahar, pemberian, dan janji sebelum akad nikah itu milik pengantin wanita. Lain halnya dengan
TRIBUN-MEDAN.com - Bagaimana cara ta'aruf dalam Islam yang benar? Berikut ini penjelasan selengkapnya.
Salah satu perkara yang menjadi misteri adalah perihal jodoh.
Jodoh merupakan rahasia yang disimpan rapat oleh Sang Pencipta.
Maka dari itu untuk menjemput jodoh diperlukan ikhtiar (usaha) yang tidak main-main.
Baca juga: Ceramah Ustaz Abdul Somad, Inilah Nasib Orang Yang Rajin Sholat Tapi Masih Sering Maksiat
Baca juga: Hati-hati Memiliki Sikap Ini, Dosanya Bisa Melebihi Dosa Berzina, Ingat Makna Surat Az Zumar
Apalagi mencari jodoh yang dilihat paling utama adalah agamanya.
Hal ini lantaran menikah merupakan ibadah terlama bagi manusia.
Jadi, hendaknya umat muslim yang ingin menikah menjemput jodoh dengan cara yang diridhoi Allah yakni melalu ta'aruf.
Ta'aruf asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa.
Baca juga: PENGAKUAN Lesty Kejora Relakan Rizky Billar Poligami Nikah Lagi, Biduan Ungkap Satu Syarat
Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya), “Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).
Secara bahasa ta'aruf diartikan sebagai pengenalan.
Yaitu saling mengenal antara seorang pria dan wanita yang hendak menikah.
Ta'aruf merupakan proses yang ada dalam Islam dan dilakukan sebelum khitbah (lamaran).
Sehingga tujuan dari ta'aruf ialah untuk mendapatkan calon pendamping hidup yang dianjurkan dalam agama Islam.
Lantas, bagaimana cara ta'aruf yang benar dalam Islam?
Berikut ini penjelasan mengenai cara ta'aruf yang benar dibagikan melalui kanal YouTube Yufid.TV - Pengajian & Ceramah Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sholat-2.jpg)