DARWIN Sitepu Dibakar Hidup-hidup dan Tewas, Polres Binjai Klaim Sudah Tangkap Pelaku
Sebelum dibakar hidup-hidup, pelaku juga sempat menganiaya korban dengan memukul wajahnya menggunakan popor senapang angin.
Penulis: Satia | Editor: Randy P.F Hutagaol
Kesal mendengar hal tersebut, rekan FD memukul korban dengan menggunakan popor senapan angin, korban yang merasa terancam sempat coba melakukan perlawanan.
Akibatnya, dua kelompok tersebut terlibat baku hantam.
Setelah itu, rekan FD menyiramkan bensin ke arah Darwin.
Saat itu juga FD mengambil korek api yang digunakan untuk membakar tubuh korban.
Seketika, korban langsung menggelepar di tanah lantaran tubuhnya terbakar api.
Rekan korban yang melihat hal tersebut langsung berteriak untuk meminta bantuan.
Melihat api terus menyala, pelaku bersama dengan rekannya langsung lari meninggalkan lokasi.
Mendengar adanya peristiwa ini, aparat kepolisian bergerak ke lokasi.
Namun sayang, korban yang dibakar hidup-hidup tak berhasil diselamatkan.
Petugas di lapangan kemudian mengamankan barang bukti berupa korek api, ember yang berisi bensin.
Kini, jasad korban berada di RSUD Djoelham Binjau guna menjalani autopsi.
Junaidi mengatakan, saat ini aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk para pelaku masih dalam pengejaran dan pendalaman. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan," jelasnya.
(wen/tribun-medan.com)