Breaking News:

LAKALANTAS Maut Angkot vs KA, Kapolrestabes Medan Panggil Bos Angkot terkait Kasus SIM

Di samping itu, dikatakannya perihal apakah akan melakukan tes urine kepada para sopir ke depan kemungkinan akan dilakukan.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat diwawancara di Pos Unit Lantas Lapangan Merdeka, Senin (6/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan akan memanggil pemilik perusahan angkutan kota sopir yang terlibat kejadian angkot Vs kereta api di jalan Sekip, pada Sabtu (4/12/2021) lalu.

"Ke depan kita akan memanggil pengusaha pemilik angkutan tersebut kenapa memperkejakan sopir yang belum bisa menunjukkan SIM," kata Riko di Pos Unit Lantas Lapangan Merdeka, Senin (6/12/2021).

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api di Jalan Sekip, Kecamatan Sei Agul, Medan, Sabtu (4/12/2021). Begini kondisi angkot yang remuk setelah lakalantas.
Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api di Jalan Sekip, Kecamatan Sei Agul, Medan, Sabtu (4/12/2021). Begini kondisi angkot yang remuk setelah lakalantas. (TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)

Dikatakannya sampai saat ini sudah 3 saksi yang dimintai keterangan. Sementara itu ke depan pihaknya akan memanggil warga yang merekam kejadian di tersebut untuk jadi saksi.

Di samping itu, dikatakannya perihal apakah akan melakukan tes urine kepada para sopir ke depan kemungkinan akan dilakukan.

"Kalau tes urine kita akan bekerjasama dengan stakeholder yang ada agar menindaklanjutinya. Jadi tidak menutup kemungkinan terjadi, apa lagi ini menjelang hari Natal dan Tahun Baru," bebernya.

Sementara itu, saat ini keenam korban yang selamat dari kejadian naas tersebut masih dirawat di RSU Royal Prima. Sementara dari 4 orang yang meninggal dunia, 1 orang masih belum diketahui identitasnya.

Sebelumnya diberitakan, 3 dari 4 penumpang yang tewas dalam peristiwa angkot menerobos portal rel kereta api di Jalan Sekip, Kecamatan Medan Barat telah terungkap.

"Sampai pukul 01.00 WIB dini hari ini tim inafis telah mengungkapkan 3 identitas korban yang meninggal dunia," kata Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, Minggu (5/12/2021) dinihari.

Diketahui ketiga korban bernama Batara Arengga Nasution, dan lainnya seorang ibu Asma Nur dan anaknya Faida Harahap.

Sementara 6 orang lainnya yang luka - luka identitasnya sebagai berikut :

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved